Pangan

[Tutorial] Cara Bertani jagung Manis Untuk Pemula

Bila Anda adalah seorang yang bekerja di bidang pertanian, tentu harus mencoba pertanian jagung juga. Disini, Anda akan memahami cara bertani jagung manis yang subur dan hasil panen yang maksimal. Namun untuk para pemula, hal ini masih sangat tidak familiar dalam perawatan pertanian tersebut.

Persyaratan Penumbuhan Jagung Manis

Persyaratan ketika menanam jagung manis bisa dibilang tidak terlalu rumit. Namun Anda tetap harus memperhatikannya untuk mendapatkan panen yang maksimal. Hal ini bermanfaat untuk mengetahui tumbuhkembang dari cara bertani jagung manis yang lebih tepat:

  • Penggunaan bibit yang berkualitas.
  • Pengukuran suhu.
  • Curah hujan untuk panen.
  • Intensitas cahaya matahari.
  • Jenis dan PH tanah.
  • Ph tanah yang cocok antara 5,5-7,5 selama pertumbuhan jagung manis tersebut dan salah satu jenis tanahnya andosol.

Pastikan semua syarat ini Anda perhatikan dengan baik untuk memastikan kualitasnya terjamin dengan baik. Karena ini akan berdampak pada hasil tani Anda nantinya.

Persiapan Lahan Untuk Jagung Manis

Ini sangat penting untuk Anda selama menggunakan lahan yang cocok dengan metode pembajakan. Metode ini digunakan sangat efektif dalam pembasmian gulma (hama tanaman) dan semakin menggemburkan tanah tersebut.

Dalam proses metode pembajakan, gulam yang tertimbun tanah menjadi mati. Lalu, Anda harus melakukan pemberian pupuk hewan sampai memasuki masa tanam. Contoh pupuk hewan yang cocok meliputi pupuk kotoran berasal dari sapi, ayam, kambing dan hewan ternak lainnya.

Pemeliharaan Sekaligus Pemupukan Jagung Manis

Untuk melakukan pemupukan dan pemeliharaan secara benar dan menghasilkan hasil panen semaksimal mungkin, Anda menerapkan tiga langkah yaitu:

1. Proses penyiangan dalam bertani jagung manis

Proses ini memiliki tujuan saat pemberian pupuk akan terserap secara maksimal dan tidak mengganggu dalam nutrisi bertani jagung manis tersebut selama dua minggu. Anda menggunakan cangkul untuk menyingkirkan rumput liar.

2. Memulai proses pengairan dalam bertani jagung manis

Proses pengairan dari masa tanam sampai pengisian biji kerap dilakukan. Apalagi masa pembungaan sangat memerlukan jumlah air diberikan berjumlah banyak. Tapi dilihat juga intensitas cahaya matahari, curah hujan, suhu, jenis dan PH tanah.

3. Melakukan pemberian pupuk yang cukup dalam bertani jagung manis

Langkah terakhir ini menggunakan pupuk yang mengandung unsure NPK lalu penyebaran pupuk setengah genggam  setiap tanaman jagung dan menaburkan pupuk di bagian paling bawah tanaman jagung manis secara konsisten.

Melakukan Penanganan Penyakit Dan Hama

cara bertani jagung manis juga memerlkukan tahap akhir yaitu melakukan penanganan penyakit dan hama yang akan muncul di tanaman jagung manis tersbut. Jenis hama yang merusak semua bagian dari jagung sehingga penghambatan produktivitasnya.

Jenis hama dan penyakit yang sering ditemui oleh para petani jagung adalah ulat tanah, ulat daun, lalat bibit, hama lundi, penyakit bercak ungu, penyakit karat, penyakit bulai, penyakit cendawan.dan lain-lain.

Berikut ini cara langkah melakukan penanganan tanaman jagung agar terhindar dari penyakit dan hama:

  • Menggunakan desinfektan sebelum masa benih ditanam ke dalam tanah.
  • Mengunakan musuh alami yang cocok untuk hama.
  • Penggunaan bibit  jagung manis yang tahan segala hama maupun penyakit tanaman.
  • Penggunaan metode pertanian bernama agronomi.

Pemanenan Tanaman Jagung Manis

Umur jagung manis yang siap panen adalah umur enam puluh hari atau dua bulan yang sudah melewati masa pembungaan. Ciri-ciri jagung yang siap panennya meliputi menghindari kondisi hasil panen prematur, sudah berumur cukup tua dan lain sebagainya.

Demikian artikel mengenai cara bertani jagung manis secara lengkap untuk Anda di bidang pertanian. Semoga artikel ini memberikan kemanfaatan bagi kita semua dalam cara menyuburkan hasil panen jagung secara maksimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *