Administrator Berbagi Informasi seputar Bandung mulai dari tempat belanja, rumah sakit, sekolah, tempat kuliner, hotel, tempat wisata dan berita menarik.

Panduan Cara Budidaya Ikan Baronang Bagi Pemula

Panduan Cara Budidaya Ikan Baronang Bagi Pemula

Sudah kenal dengan spesies ikan baronang ? Salah satu jenis ikan laut satu ini ternyata memiliki potensi bagus untuk dibudidayakan. Rasanya yang lezat membuat ikan baronang banyak diminati oleh konsumen. Dan sebagai pebisnis pemula, anda harus tahu bagaimana cara budidaya ikan baronang yang tepat dan praktis.

Merupakan salah satu komoditi ikan laut yang potensial untuk dibudidayakan ini ternyata termasuk bisnis yang menjanjikan. Cara budidaya ikan baronang bisa dilakukan di tambak ataupun keramba jaring apung. Nah, berikut ini kami uraikan langkah-langkah praktis budidaya ikan baronang di keramba jaring apung.

Pemilihan Induk Ikan Baronang

Tahap pertama untuk membudidayakan ikan baronang aadalah pemilihan induk ikan barongan. Cara budidaya ikan baronang harus memilih induk ikan yang berkualitas. Adapun cara memilih indukan berkualitas yaitu anda bisa memilihnya dari melihat ciri yang memenuhi standar kriteria seperti berikut ini :

  1. Pertama, pilihlah ikan baronang berwarna cerah
  2. Kedua, memiliki organ tubuh yang lengkap alias tidak cacat
  3. Ketiga, gerakan tubuhnya aktif
  4. Keempat, tubuhnya kenyal
  5. Terakhir, setelah mendapat induk berkualitas sesuai ciri diatas, pelihara induk dalam bak pemeliharaan

Persiapan Kolam Budidaya

Langkah berikutnya dalam cara budidaya ikan baronang adalah melakukan persiapan kolam budidaya. Sebelum itu, ada beberapa persyaratan lokasi yang harus diperhatikan saat melakukan budidaya. Diantara beberapa persyaratan lokasi yang baik untuk budidaya ikan baronang adalah lokasi yang memiliki kualitas air bagus, bebas dari polusi dan bebas dari hama atau predator.

Desain konstruksi keramba jaring apung terdiri dari komponen rakit apung, kurungan, pelampung dan jangkar. Berikut cara membuat desain konstruksi keramba jaring apung sebagai wadah budidaya ikan baronang.

  1. Rakit apung. Pertama, buat kerangka rakit apung sesuai dengan ukuran yaitu 8m x 8m. Dimana kerangka tersebut berfungsi untuk tempat kurungan. Dan buat setiap unit kerangka yang terdiri dari 2 atau 4 kurungan. Setelah itu barulah tempatkan kerangka di kolam budidaya denga diberi jangkar sebanyak 4 buah
  2. Kurungan. Langkah pertama, buatlah mata jaring dengan lebar antara 0,75 ~ 1“.Kemudian bentulah kurungan sesuai dengan bentuk kerangka rakit, yaitu segiempat dengan ukuran 3 x 3 x 3 m3. Terkahir, ikat kerangka rakit dengan cara mengikat keempat sudut bagian atas pada setiap kerangka
  3. Pelampung. Pertama, buatlah pelampung menggunakan drum plastik bervolume 200 liter sebanyak 12 buah. Setelah ituikat pelampung menggunakan tali polyethelene (PE) dengan garis tengah 0,8 ~ 1,0 cm.
  4. Jangkar. Untuk membuat jangkar, buatlah dari bahan besi dengan berat 50 kg. Setelah itu buat panjang tali jangkar 1,5 kali kedalaman perairan pada waktu pasang tinggi. Anda bisa membuat jangkar sebanyak 4 buah.

Baca juga: Cara Budidaya Pembenihan Ikan Lele Praktis 

Proses dan Cara Budidaya

1. Pemilihan Induk Ikan Baronang

Tahap kedua adalah pemilihan induk ikan barongan. Cara budidaya ikan baronang harus memilih induk ikan yang berkualitas. Adapun ciri induk berkualitas yang memenuhi standar kriteria adalah sebagai berikut :

  1. Pertama, ikan baronang berwarna cerah
  2. Kedua, memiliki organ tubuh yang lengkap alias tidak cacat
  3. Ketiga, gerakan tubuhnya aktif
  4. Keempat, tubuhnya kenyal
  5. Terakhir, setelah mendapat induk berkualitas sesuai ciri diatas, pelihara induk dalam bak pemeliharaan

2. Pemeliharaan Induk Ikan Baronang

Cara budidaya ikan baronang sebenarnya gampang-gampang susah. Dan untuk mencapai keberhasilan budidaya, anda harus melakukan pemeliharaan induk ikan dengan baik dan benar. Berikut ini cara tepat pemeliharaan induk ikan baronang yang tepat :

  1. Pertama, buatlah bak beton berukuran 3 x 3 x 3 m3 dengan perbandingan jantan dan betina 1 :1
  2. Tempatkan indukan berkualitas pada bak pemeliharaan
  3. Ketiga, berilah indukan pakan berupa pelet sebanyak 30 % bobot ikan dengan frekuensi 2-3 kali dalam sehari.
  4. Pakan yang diberikan pada indukan bisa berbentuk pakan pelet sebanyak 3-5% bobot ikan. Pemberian pakan ini dilakukan detiap 2-3 kali sehari.    

3. Pemijahan Ikan Baronang

Pemijahan ikan baronang dapat dilakukan dengan 2 cara. Anda bisa memilih salah satu dari kedua cara berikut ini, yaitu :

  1. Pemijahan Alami.Ikan baronang akan memijah secara alami tanpa campur tangan manusia umumnya pada bulan Februari hingga September. Pemijahan alami baisanya terjadi menjelang malam atau dini hari menjelang subuh
  2. Pemijahan Stripping. Pemijahan ikan barongan dengan cara stripping bisa dilakukan dengan 2 cara, yaitu kering dan basah.

4. Penetasan Telur Ikan Baronang

Tahap selanjutnya dalam cara budidaya ikan baronang ialah penetasan telur ikan baronang. Adapun tahap-tahap dalam penetasan telur adalah sebagai berikut :

  • Pertama, siapkan wadah berupa bak penetasan
  • Bersihkan wadah menggunakan bahan kimia chlorin dengan dosiis 200 ppm
  • Usahakan untuk menjaga kualitas oksigen, pH, suhu, kecerahan, salinitas, kandungan gas dan berat logam
  • Telur yang dibuahi umumnya akan menetas dalam jangka waktu 22 – 24 jam pada suhu air 26-280 C
  • Biasanya telur yang tidak dibuahi akan tenggelam ke dasar wadah

5. Pemeliharaan Larva Ikan Baronang

Tahap pemeliharaan larva ikan baronang harus dilakukan dengan teliti dan hati-hati setelah kuning telurnya habis. Berikut cara pemeliharaan larva ikan baronang :

  1. Berilah pakan alami pada larva berupa rotifera, daging ikan yang dipotong-potong atau chlorella sp
  2. Lakukan beberapa saringan air laut supaya kualitas air pemeliharaan larva terjaga
  3. Kualitas air yang digunakan untuk pemeliharaan larva adalah air laut yang telah melalui saringan pasir lalu saringan millipore berdiameter 10 dan 15 mikron
  4. Setelah larva berumur antara 7-10 hari, barulah lakukan pemeliharawaan wadah tangki secara ruitn menggunakan pipa plastik
  5. Bersihkan dasar tangk minimal setiap 2 hari sekali
  6. Apabila larva sudah mencapai umur 21 hari,  lakukan pembersihan dasar tangki setiap hari

Baca juga: Cara Budidaya Ikan Nila Gesit di Kolam Beton

Pemanenan Ikan Baronang

Butuh waktu berapa lama budidaya ikan baronang hingga bisa dipanen ? Panen ikan baronang umumnya dilakukan setelah mencapai ukuran konsumsi, yaitu kisaran 300-400 gram/ekor.

Biasanya membutuhkan waktu pemeliharaan selama 3 sampai 4 bulan untuk bisa dipanen. Panen juga bisa dilkaukan dengan memanen ikan yang telah beruikuran tertentu sesuai dengan permintaan pasar. Sementara itu, cara panen ikan baronang sama persis dengan panen ikan pada umumnya di keramba yaitu :

Panen ikan barongan dengan cara menarik atau mengangkat sebagian jaring ke arah sudut sehingga terkumpul

Tahukah anda bahwa ikan baronang adalah jenis ikan laut yang bernilai ekonomis tinggi ? Hal ini dikarenakan ikan baronang memiliki nilai gizi tinggi dan sudah dibudidayakan secara komersial di beberapa negara.

Pad umumnya, budidaya ikan baronang bisa dilakukan dengan mudah pada wadah tambak atau jaring keramba. Nah, setelah membaca artikel ini sekarang anda sudah paham bukan bagaimana cara budidaya ikan baronang bagi pemula ? Semoga infromasi kali ini bisa menambah wawasan anda. Semoga bermanfaat ya !

Administrator Berbagi Informasi seputar Bandung mulai dari tempat belanja, rumah sakit, sekolah, tempat kuliner, hotel, tempat wisata dan berita menarik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.