Administrator Berbagi Informasi seputar Bandung mulai dari tempat belanja, rumah sakit, sekolah, tempat kuliner, hotel, tempat wisata dan berita menarik.

Cara Budidaya Ikan Bawal Dikolam Terpal

Cara Budidaya Ikan Bawal Dikolam Terpal

Kebiasaan masyarakat Indonesia untuk melakukan budidaya ikan bawal sangat melaju pesat. Hal ini di latar belakangi oleh meningkatnya permintaan masyarakat akan kebutuhan ikan bawal. Kendatipun demikian, cara budidaya ikan bawal dikolam terpal masih banyak orang yang mengeluh karena belum mengetahui bagaimana cara budidayanya.

Ikan bawal itu sendiri merupakan jenis ikan air tawar yang sering dijadikan konsumsi oleh masyarakat karena cita rasanya yang berbeda dari ikan pada umumnya. Pengolahan ikan bawal seing dilakukan dengan cara digoreng, dipanggang, atau diolah dengan cara yang lainnya. Berikut ini adalah langkah mudah yang bisa dilakukan dalam budidaya ikan bawal:

Mempersiapkan Alat

Tentunya langkah pertama yang dilakukan ketika cara budidaya ikan bawal dikolam terpal adalah mempersiapkan alat. Di mana nantinya alat-alat ini akan digunakan selama proses budidaya. Beberapa kumpulan alat yang digunakan adalah sebagai berikut:

  1. Terpal
  2. Pisau atau sabit
  3. Pipa
  4. Pompa air
  5. Bambu

Pemilihan Lokasi Pembangunan Kolam

Setelah alat dipersiapkan, kini saatnya untuk menentukan lokasi di mana kita hendak melakukan budidaya ikan bawal. Karena lokasi yang bagus dalam cara budidaya ikan bawal dikolam terpal akan membawa hasil yang maksimal nantinya. Agar lebih paham tentang lokasi yang bagus digunakan untuk budidaya ikan bawal, mari simak kreteria berikut ini:

  1. Lokasi yang dipilih untuk budidaya ikan bawal yaitu lokasi yang jauh dari keramaian
  2. Namun lokasi yang dipilih untuk budidaya adalah lokasi yang memiliki akses mudah
  3. Pastikan lokasi budidaya terletak pada tempat yang jauh dari bahaya banjir dan juga tanah longsor
  4. Lokasi untuk budidaya ikan koi juga harus dipastikan tidak terletak pada area binatang buas atau binatang pemangsa
  5. Pastikan lokasi yang hendak digunakan budidaya adalah lokasi yang dekat dengan sumber mata air
  6. Tempat budidaya ikan juga harus berada di bawah sumber mata air agar tidak terlalu banyak mengeluarkan biaya dalam proses pengangkatan air
  7. Tempat untuk budiaya ikan koi harus mendapatkan cahaya matahari yang cukup

Pembuatan Kolam Budidaya

Setelah mendapatkan lokasi, kini saatnya untuk membuat kolam. Dalam cara budidaya ikan bawal dikolam terpal pada proses ini, harus melakukan beberapa langkah berikut:

  1. Buatlah kerangka kolam terpal yang terbuat dari bambu
  2. Ukuran yang umum digunakan dalam budidaya ikan bawal adalah 2 meter x 3 meter x 1 meter, atau menggunakan ukuran 4 meter x 5 meter x 1 meter, atau menggunakan ukuran 6 meter x 4 meter x 1 meter, atau menggunakan ukuran 4 meter x 8 meter x 1 meter
  3. Pastikan ujung-ujung terpal diikat denga erat pada kerangka kolam
  4. Jangan lupa pada bagian bawah terpal kolam, diisi pemberat. Kegunaan dari pemberat ini adalah untuk memperkokoh kolam agar tidak mudah roboh ketika terkena angin
  5. Pastikan kolam terpal tidak ada yang bocor sedikitpun
  6. Jangan lupa untuk membuat saluran pembuangan air pada bagian bawah samping bawah terpal

Pengisian Air Dalam Kolam

Cara budidaya ikan bawal dikolam terpal dalam proses pengisian air memang sangat mudah untuk dilakukan. Kendatipun mudah, jangan sekali-kali untuk menyepelakan proses ini. Ada beberapa hal penting yang wajib dilakukan:

  1. Air yang digunakan untuk budidaya ikan bawal adalah air bersih dan steril
  2. Saat memasukkan air ke dalam kolam, pastikan dilakukan secara perlahan
  3. Sembari mengisi air dalam kolam, sembari juga untuk memperhatikan kualitas kolam. Apakah ada kebocoran atau tidak
  4. Jangan mengisi air pada kolam dengan penuh

Pemilihan Indukan

Cara budidaya ikan bawal dikolam terpal harus memilih indukan yang berkualitas. asalnya indukan yang berkualitas ini mampu menghasilkan hasil panen yang berlimpah. Tentu bagi sebagian orang akan merasa susah dalam menentukan indukan yang berkualitas, namun pada kesempatan kali ini kami akan bocorkan ciri-ciri indukan ikan bawal yang baik:

  1. Indukan yang berkualitas adalah indukan masih dalam keadaan sehat
  2. Bentuk tubuh yang dimilikinya adalah bagus
  3. Indukan tidak pernah menderita penyakit ataupun terjangkit oleh virus ikan berbahaya
  4. Warna dalam kulit tubuhnya adalah cerah
  5. Gerakan ikan bawal di kolam lincah serta gesit
  6. Indukan yang berkualitas bisa dilihat dari cara berenangnya. Jika cara berenang indukan seimbang, itu adalah indukan yang berkualitas. Sedangkan jika cara berenang indukan tidak seimbang, maka dipastikan ikan tersebut tidak sehat
  7. Ukuran indukan satu dengan yang lainnya adalah merata

Pemijahan Indukan Ikan Koi

Setelah mendapatkan bibit yang berkualitas, kini saatnya untuk melakukan pemijahan pada indukan ikan koi. Dalam pemijahan ini akan terjadi proses perkawinan antara indukan jantan dengan indukan betina. Beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika proses pemijahan ikan koi adalah sebagai berikut:

  1. Masukkan beberapa indukan ikan koi pada kolam pemijahan
  2. Pastikan air dalam kolam pemijahan adalah air bersih dan steril
  3. Biarkan ikan koi melakukan kejar-kejaran secara berpasangan
  4. Dalam kejar-kejaran tersebut akan terjadi proses perkawinan. Yang mana indukan betina akan mengeluarkan telurnya dan kemudian akan dibuahi oleh indukan jantan
  5. Setelah telur dibuahi, maka telur-telur tersebut akan menempel pada bagian dinding kolam atau pada bagain tanaman air yang ada dalam kolam
  6. Setelah telur dibuahi, segeralah untuk memisahkan indukan dengan telurnya. Tujuan dari cara ini adalah untuk menghindari telur dimangsa oleh indukannya
  7. Telur yang sudah dibuahi akan menetas menjadi larva sekitar 24 jam atau 1 hari
  8. Larva yang baru menetas tidak perlu diberikan pakan, sebab larva tersebut sudah memiliki cadangan makanan dalam sari telurnya
  9. Pemberian pakan bisa dilakukan ketika usia larva lebih dari 5 hari

Pemeliharaan Ikan Koi

Setelah larva tumbuh dewasa, saatnya untuk dipelihara dengan baik agar mampu menghasilkan panen yang melimpah. Dalam pemeliharaan ini harus dilakukan secara rutin dan teratur. Di sini juga kesabaran akan diuji, jika tidak sabar dalam memlihara, anda bisa patah semangat di tengah jalan. Berikut ini adalah beberapa hal penting yang perlu diperhatikan saat pemeliharaan ikan koi

  1. Cara budidaya ikan bawal dikolam terpal dalam pemeliharaan harus memperhatikan kualitas air dalam kolam. Pastikan air selalu dalam keadaan bersih dan juga steril
  2. Tanaman dalam air sangat penting ada. Karena tanaman ini yang nantinya digunakan sebagai tempat berlindung oleh ikan sekaligus memiliki kegunaaan untuk menghilangkan stres
  3. Pemberian pakan dilakukan 4 kali dalam sehari. Yakni saat pagi hari, siang hari, sore hari, dan juga malam hari
  4. Frekuensi jumlah pakan yang diberikan adalah 4 hingga 6% dari berat total ikan

Panen Ikan Bawal

Cara budidaya ikan bawal dikolam terpal yang terakhir adalah proses panen. Saat melakukan proses panen, harus mengikuti beberapa langkah berikut ini:

  1. Panen ikan bawal baru bisa dimulai ketika usianya sudah 5 bulan sampai 6 bulan
  2. Saat usia tersebut, ikan bawal sudah mencapai berat hingga 500 gram/ekor
  3. Pemanenan bisa dilakukan dengan menyaring ikan bawal pada kolam
  4. Tempatkan hasil panen pada wadah yang steril

Cara budidaya ikan bawal dikolam terpal kini sudah sudah selesai. Jika cara di atas dilakukan dengan serius dan konsisten, maka bisa dipastikan hasil panen akan melimpah. Selamat mencoba!

Administrator Berbagi Informasi seputar Bandung mulai dari tempat belanja, rumah sakit, sekolah, tempat kuliner, hotel, tempat wisata dan berita menarik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.