Cara budidaya ikan diskus
Warta Bandung

3 Cara Budidaya Ikan Diskus dari Benih, Rawat & Panen

Cara budidaya ikan diskus dimulai dari pemilihan benih yang berkualitas bagus, perawatan yang sesuai serta proses panen yang baik. Bagi para pembudidaya ikan, hal ini harus dilakukan dengan baik. Nah, di artikel ini setidaknya sudah dituliskan prosedurnya dari A hingga Z.

Dengan cara melakukan kegiatan budidaya ikan di zaman saat ini, sudah membukakan peluang bagi diri sendiri dan orang lain dalam melakukan bisnis yang sangat menjanjikan dan menguntungkan untuk jangka panjang.

Tak hanya melakukan budidaya ikan konsumsi saja, dengan cara melakukan budidaya ikan hias juga memiliki keuntungan yang sama. Salah satu ikan hias yang bisa anda bibit di rumah adalah ikan diskus. Cara budidaya ikan diskus pun sangat mudah, tidak heran lagi jika ini mampu membuka peluang bisnis tersendiri ke depannya.

Ikan diskus sendiri merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang berasal dari perairan amazon. Selain memiliki warna bervariasi yang sangat indah untuk di pandang mata, ikan ini juga memiliki bentuk yang sangat menarik, yang mana bentuknya pipih dan lebar.

Banyak orang yang melakukan pembibitan ikan diskus dan telah telah terbukti hasilnya. Dari pada penasaran, berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk budidaya ikan diskus

Pembenihan

Cara budidaya ikan diskus

Langkah pertama yang harus anda lakukan dalam cara budidaya ikan diskus adalah pembenihan. Nah agar lebih jelasnya, mari ikuti bersama-sama langkah pembenihan yang bisa dilakukan di rumah dengan sangat mudah.

1. Pemilihan Induk Ikan

Proses pembenihan yang pertama bisa anda lakukan adalah pemilihan induk ikan diskus. Dalam proses ini harus dilakukan dengan sangat teliti dan hati-hati. Pasalnya, salah memilih induk ikan, maka anda akan mendapatkan hasil yang kurang maksimal. Oleh karena itu, pilihlah induk yang tepat agar mendapatkan kualitas yang baik dan bernilai tinggi.

Cara memilihnya pun sangat sederhana. Di mana ikan induk yang baik adalah induk yang sehat, tidak cacat, terlihat aktif di air, gemuk, bentuknya ideal, mulutnya relatif besar, memiliki ukuran paling besar diantara kawanannya, serta memiliki umur lebih dari 1 tahun.

Penting untuk anda ketahui, ikan diskus itu sendiri merupakan ikan yang sangat susah untuk dipaksakan dalam memilih pasangannya. Oleh karena itu, biarkanlah ikan diskus memilih pasanganya dengan sendiri diantara calon induknya. Apabila sudah terlihat berpasangan dan selalu kemana-mana dengan pasangannya, maka anda sudah dapat memisahkannya dari kelompoknya dalam air.

2. Bedakan Induk Diskus Yang Jantan Dengan Yang Betina

Mungkin bagi sebagian orang membedakan jenis kelamin induk ikan diskus adalah suatu perkara yang sangat sulit. Namun kali ini, kami akan memberikan tips mudahnya agar anda dapat mengenali induk ikan diskus.

Membedakan induk ikan ini bisa sangat mudah anda lakukan apabila dilakukan dengan sekumpulan induknya yang dibesarkan dalam wadah yang sama. Biasanya ikan diskus betina memiliki ukuran yang lebih kecil dari yang lainnya. Selain itu, bentuk forehead-nya juga lebih halus. Sementara untuk induk yang jantan, memiliki ukuran yang lebih besar, bentuk forehead lebih kasar atau kekar.

Selain cara diatas, membedakan jenis kelamin ikan diskus juga bisa dilakukan dengan cara melihat bentuk hidung dan mulut pada ikan. Untuk ikan yang jantan, memiliki bentuk bibir pada bagian atas yang menonjol dari induk lainnya. Jika dilihat dari hidungnya, induk jantan memiliki hidung yang sedikit bengkok.  Sementara untuk induk yang betina memiliki bentuk mulut yang simetris. Bentuk mulut atas dan bawah memiliki ukuran yang sama besar. Sedangkan untuk hidungnya sendiri, terlihat lurus.

3. Proses Pemijahan Ikan Diskus

Cara budidaya ikan diskus berikutnya adalah proses pemijahan. Di mana proses ini bisa anda mulai apabila syarat-syaratnya telah terpenuhi. Diantaranya, tidak memiliki kecacatan, sehat, memiliki umur lebih dari 1 tahun, dan juga aktif.

Ikan diskus akan memilih pasangannya sendiri. Setelah pasangannya ditemukan, barulah dipindahkan pada akuarium tempat pemijahan. Secara umum proses pemijahan terjadi selama 2 minggu, kemudian setiap 1 bulan, ikan diskus betina akan mulai bertelur.

4. Proses Penetasan Telur

Tempat telur ikan diskus biasanya dibuat dari bahan potongan paralon, kemudian potongan tersebut diletakkan pada bagian pojok atau tengah tempat pemijahan. Ikan diskus memiliki keunikan tersendiri, yang mana telur dan larvanya tidak dapat dipisahkan dari induknya. Sehingga larva tersebut akan terus menempel pada bagian induknya selama kurun waktu 1 minggu.  Biasanya, telur ikan diskus akan menetas dalam kurun 2 sampai 3 hari.

Pemeliharaan

cara budidaya ikan diskus

Setelah melewati proses pembenihan, cara budidaya ikan diskus selanjutnya adalah proses pemeliharaan. Berikut ini adalah langkah yang bisa kamu lakukan:

1. Pemberian Pakan

Ikan diskus sendiri merupakan jenis ikan yang tergolong omnivora oportunistik yang memakan tumbuhan serta hewan invertebrata. Ketika ikan ini memakan makanan, maka makanan yang diberikan akan diulum, kemudian diludahkan, dan ditangkap kembali serta dimakan. Ikan diskus tidak membutuhkan makanan khusus, cukup diberikan makanan ikan biasa saja yang kaya akan kandungan protein.

Kebanyakan dari mereka para pembudidaya ikan diskus sering memberikan daging babi dan hati sapi untuk ikan ini. Tujuannya agar memperindah bentuk warna pada tubuh ikan. Sebenarnya, ikan diskus sendiri adalah jenis ikan yang sangat menyukai hewan berukuran kecil yang masih hidup dan hewan mangsan lainnya. Seperti, cacing darah, cacing hitam, larva nyamuk, dan udang air asin.

2. Cara Pembesaran Ikan Diskus

Cara budidaya ikan diskus selanjutnya adalah proses pembesaran. Dimana langkah yang harus anda lakukan adalah memindahkan anak dari ikan diskus yang berusia satu bulan pada akuarium dengan ukuran 120x50x50 cm. Jika dirasa masih kurang, anda bisa menempatkan ikan diskus pada akuarium standar dengan ukuran 50x50x40 cm, dan untuk anak ikan diskus sendiri ditempatkan pada akuarium dengan ukuran  50x100x35 cm.

Agar pertumbuhan ikan diskus dapat lebih cepat, berikanlah pakan alami seperti cacing sutera, dapmia, jentik nyamuk, udang, cacing super, dan yang lainnya. Selain makanan alami, ikan jenis ini juga sangat senang diberikan makanan buatan seperti, campuran dari jantung, daging, hati, ikan, udang, dan juga sayuran.

Panen Serta Pemasaran Ikan Diskus

cara budidaya ikan diskus

Cara budidaya ikan diskus yang terakhir adalah proses panen serta pemasaran ikan. Dalam proses panen ini, anda sudah dapat memanen ikan diskus yang sudah berumur sekitar 3 bulan atau ikan yang memiliki ukuran 4 cm. Kemudian untuk pemasaran ikan ini bisa dilakuakan di beberapa tempat. Yang pertama bisa dilakukan di pasar eksportir, pasar perdagangan besar (pengumpul), atau pasar pengecer.

Jika anda menjual ikan ini di pedagang besar atau pengumpul maka akan mendapatkan beberapa keuntungan tersendiri. Di mana dalam bertransaksi ini akan bertemu dengan petani ikan yang berperan sebagai penjual dan juga pedagang ikan yang berperan sebagai pembeli ikan dari hasil para petani. Dalam interaksi ini, bisanya pihak pengumpul akan memberikan beberapa teknik tersendiri dalam melakukan pembudidayaan ikan diskus. Secara otomatis, para petani akan mendapatkan ilmu secara gratis yang bisa diimplementasikan untuk meningkatkan produksi ikan diskus di rumahnya.

Demikilanlah cara budidaya ikan diskus yang sangat mudah untuk dilakukan. Kami berharap, dengan cara ini anda bisa meningkatkan produksi dalam pembudidayaan ikan diskus. Selamat mencoba!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *