Cara budidaya ikan koki
Warta Bandung

9 Cara Budidaya Ikan Koki yang Baik dan Benar Bagi Pemula

Cara budidaya ikan koki memang sangat cocok dilakukan bagi anda yang memiliki lahan sedikit namun memiliki keinginan kuat untuk menyalurkan hobi sekaligus mencari penghasilan tambahan. Ini karena, budidaya ikan koki sangat mudah untuk dilakukan semua orang dan memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi.

Ikan koki merupakan jenis ikan hias yang banyak digemari dan memiliki harga yang relatif mahal. Oleh karena demikian, peluang kesuksesan anda terbuka sangat lebar jika melakukan budidaya ikan ini. Penasaran dengan caranya? Berikut ulasan lengkapnya dari kami.

Menyiapkan Tempat Pemeliharaan Ikan Koki

Sama halnya dengan budidaya ikan pada umumnya, cara budidaya ikan koki yang pertama kali anda siapkan adalah tempat pemeliharaannya. Anda bisa menggunakan kolam ataupun akuarium. Namun untuk kesempatan kali ini kami menggunakan akuarium sebagai tempat pembudidayaannya. Ini adalah beberapa hal yang wajib anda lakukan:

  1. Gunakanlah akuarium yang memiliki dimensi lebar sepanjang 40 cm, dimensi panjang sepanjang 80 cm, dan juga dimensi tinggi 40 cm.
  2. Ukuran tersebut merupakan ukuran yang paling ideal untuk anda gunakan agar lebih mudah mengontrol perkembangan ikan koki anda
  3. Pastikan akuarium yang anda gunakan tidak bocor dan kuat

Pemilihan Bibit Ikan Koki

 Setelah mendapatkan tempat untuk melakukan budidaya ikan koki, cara budidaya ikan koki yang penting untuk kamu lakukan juga adalah memilih bibitnya. Maka dari itu, belilah bibit pada orang yang memang mengerti tentang ikan koki. Selain itu juga, ada beberapa hal penting yang tidak boleh anda lupakan, berikut penjelasannya:

  1. Pilihlah bibit yang sehat dan tidak sakit
  2. Pilihlah bibit ikan koki yang tidak cacat
  3. Perhatikan cara berenang ikan koki, apakah seimbang atau miring. Jika cara berenang seimbang berarti ikan sehat, jika cara berenang ikan koki miring, itu artinya ikan dalam keadaan yang tidak sehat
  4. Sebelum membeli, perhatikan juga kondisi kolam tempat pemeliharaan bibit. Karena kolam yang baik akan mempengaruhi kesehatan ikan koki
  5. Pilihlah bibit ikan koki yang panjangnya lebih dari 10 cm

Baca juga: Cara Budidaya Ikan Hias Arwana

Bedakan Ikan Koki Antara Betina Dan Yang Jantan

Dalam pemilihin bibit, juga sangat penting anda dalam membedakan jenis kelaminnya. Dengan mengetahui jenis kelamin di masing-masing ikan, maka akan mudah dalam proses pengawinannya nanti. Berikut adalah perbedaaanya:

  1. Ikan koki yang jantan terdapat bintik putih pada bagian siripnya. Sedangkan untuk ikan koki yang betina tidak memiliki bintik pada bagian siripnya
  2.  Ikan koki yang jantan memiliki bentuk anus yang lebih rata. Sedangkan untuk ikan koki yang betina terlihat agak menonjol dari pada bentuk anus ikan koki jantan
  3. Ikan koki jantan memiliki bentuk tubuh yang terlihat ramping. Sedangkan untuk ikan koki yang betina memiliki bentuk tubuh yang bulat serta terlihat agat gendut.

Pemijahan Induk Ikan Koki

Pemijahan merupakan salah satu proses yang tidak boleh anda lupakan saat proses cara budidaya ikan koki. Pasalnya, pemijahan yang tepat ketika dilakukan mampu mendapatkan hasil ikan koki yang maksimal. Berikut ini adalah beberapa langkah yang patut dikerjakan:

  1. Seleksi terlebih dahulu induk yang akan anda masukkan dalam proses pemijahan
  2. Saat proses pemijahan, perbandingan ikan koki betina dan ikan koki jantan adalah 2:1. Atau lebih jelasnya induk betina yang lebih banyak
  3. Sediakan pakan dalam proses pemijahan
  4. Pakan yang disarankan dalam proses ini adalah cacing
  5. Perhatikan induk jantan dan betina
  6. Jika sudah ada yang kejar-kejaran, itu artinya proses kawin sedang berlangsung
  7. Bersabarlah untuk menunggu prosesnya. Karena bisa berlangsung dalam kurun waktu berjam-jam
  8. Saat induk jantan mengeluarkan sperma, maka ikan koki akan berhenti kejar-kejaran
  9. Ketika proses pemijahan telah selesai dilakukan dan ikan koki betina telah bertelur, pindahkan induk ikan koki ke akuarium yang lain. Tujuannya agar anak ikan koki tidak dimangsa oleh induknya

baca juga: Cara Budidaya Ikan Lele Dengan Media Terpal

Proses Penetasan Telur Ikan Koki

Ketika induk ikan koki sudah dipindahkan dengan telurnya, kini saatnya masuk dalam proses penetasan telur. Walaupun dalam proses ini akan terjadi secara alami tanpa bantuan manusia, namun anda tetap untuk memperhatikannya. Ini adalah hal penting yang wajib anda perhatikan:

  1. Proses penetasan telur berlangsung lebih dari satu hari
  2. Telur yang tidak dibuahi akan membusuk dan ditumbuhi jamur
  3. Perhatikan suhu air dalam akuarium
  4. Pastikan suhu air dalam akuarium berkisar antara 24 derajat hingga 28 derajat celcius
  5. Jika memungkinkan, anda bisa menambahkan suplai oksigen dalam akuarium. Ini bertujuan agar larva dalam akuarium mendapatkan asupan oksigen

Pemeliharaan Ikan Koki

Cara budidaya ikan koki setelah proses penetasan telur adalah memelihara anak-anak ikan koki. Pemeliharaan ini akan menentukan kelangsungan hidup ikan, oleh karena itu marilah simak beberapa hal berikut:

  1. Jangan taruh ikan koki pada wadah yang kecil
  2. Ukuran akuarium ideal yang bisa kamu gunakan adalah 80 cm x 40 cm x 40 cm.
  3. Isi tanaman air pada permukaan air akuarium
  4. Tanaman air bisa berupa eceng gondok. Ini bertujuan agar ikan lebih nayaman dan tidak mudah stres

Pemberian Pakan

Dalam pemeliharaan ikan koki, pastikan untuk memberikan pakan yang tepat. Selain itu, pakan harus diberikan secara rutin setiap hari. Ini adalah kreteria pakan dan pemberiannya yang patut dilakukan:

  1. Pemberian pakan bisa pakan hidup atau pakan mati
  2. Pakan hidup yang diberikan bisa berupa cacing tanah, udang, cacing darah
  3. Pakan mati yang diberikan kepada ikan koki bisa berupa pelet
  4. Sekali-kali berikan buah dan sayuran kepada ikan koki
  5. Berikan makanan utamanya sebanyak 3 kali dalam sehari. Yakni setiap pagi hari, siang hari, dan juga sore hari

Baca juga: Cara Budidaya Ikan Aligator Paling Mudah

Panen Ikan Koki

Panen adalah suatu hal yang sangat menyenangkan bagi mereka para pembudidaya ikan koki. Pasalnya pada masa ini keringat dan jerih payahnya akan terobati oleh hasil panennya. Ketika Cara budidaya ikan koki sudah memasuki masa panen, anda harus melakukan langkah ini:

  • Masa panen baru bisa anda lakukan ketika usia ikan koki sudah menginjak 3 sampai 4 bulan
  • Saat memanen ikan koki, perhatikan cara panennya
  • Jangan biarkan air tempat ikan koki menjadi keruh ketika proses panen. Karena ini akan menjadikan ikan koki stres dan bahkan mati
  • Panen bisa dilakukan menggunakan jaring
  • Setelah ikan dipanen, pindahkanlah pada wadah yang telah kamu siapkan
  • Pastikan wadah tidak berminyak dan wadah dalam keadaan yang streril

Pemasaran Ikan Koki

Langkah terakhir adalah pemasaran ikan koki. Pada tahap ini ada beberapa alternatif pemasaran yang bisa kamu lakukan. Tentu cara ini sama-sama memberikan keuntungan:

  • Pemasaran bisa dilakukan secara langsung dengan menawarkan kepada penghobi ikan koki
  • Pemasaran bisa anda lakukan pada tempat penjualan ikan koki
  • Pemasaran bisa dilakukan kepada pengumpul ikan koki
  • Pemasaran bisa anda lakukan melalui media sosial seperti, instagram, whatsapp, facebook, twiter, dan yang lainnya
  • Pemasaran bisa dilakukan melalui marketplace seperti Shopee, tokopedia, lazada, atau yang lainnya

Demikianlah cara budidaya ikan koki yang bisa anda lakukan. jika ini dilakukan dengan cara yang serius dan tekun, tentu mampu membawa hasil yang maksimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *