Cara budidaya ikan mas
Warta Bandung

5 Cara Budidaya Ikan Mas yang Baik & Benar Panen Melimpah

Ternak ikan merupakan kegiatan bermanfaat yang bisa dilakukan di rumah selain budidaya tanaman. Banyak jenis ikan menarik serta dapat bermanfaat jika kamu ternak, salah satunya ikan mas. Cara budidaya ikan mas lumayan mudah dan pastinya bisa memberikan keuntungan untukmu karena ikan mas punya nilai ekonomis dan disukai konsumen.

Jenis ikan mas ada dua yaitu untuk dikonsumsi atau dijadikan hiasan. Contoh ikan mas konsumsi yaitu sinyonya, majalaya, punten dan lainnya. Contoh ikan mas hias ada koi, kancra domas, kaca, kumpay, fancy serta lainnya. Berikut merupakan cara budidaya ikan mas secara lengkap.

Pemilihan Indukan

cara budidaya ikan mas

Indukan yang berkualitas dipilih guna menghasilkan anakan yang berkualitas juga. Jadi cara budidaya ikan mas pertama yaitu harus memilih indukan yang berkualitas. Adapun ciri-ciri atau karakteristik ikan mas betina serta jantan yang layak dijadikan induk yaitu:

1. Umur

Dilihat segi umurnya, ikan mas jantan berumur 9 bulan hingga 1 tahunan bisa dijadikan indukan, sedangkan betina sudah harus mencapai umur 1,5 hingga 2 tahun. Pada umur itulah ikan mas jantan dan betina sudah memasuki masa matang gonad atau siap untuk melakukan pembuahan.

2. Ukuran

Selain umur, perlu juga dilihat dari bobot tubuh induk tersebut. Bobot indukan betina harus sudah mencapai bobot sebesar 2 hingga 3 kg sedangkan untuk induk jantan sekitar ½ kg saja. Jadi, ukuran induk betina harus lebih berat hingga 4x lipat dari ukuran jantannya.

3. Kondisi

Kondisi indukan yang dipilih harus dalam keadaan sehat yaitu organ tubuh lengkap, kondisi ikan tidak cacat, alat genital betina kemerahan dan mengembang, dan pilihlah ikan jantan yang sudah bisa mengeluarkan sperma.

Persiapan Tempat

cara budidaya ikan mas

Cara budidaya ikan mas selanjutnya adalah menyiapkan tempat budidaya. Budidaya ikan mas bisa dilakukan di banyak tempat seperti menggunakan kolam permanen, kolam semi permanen dan kolam dan kolam tanah. Berikut adalah penjelasannya.

1. Kolam Permanen

Kolam permanen bisa digunakan sebagai budidaya ikan mas. Kolam jenis ini terbuat dari beton-beton dan pastinya tidak bisa di pindah-pindah. Jika kamu budidaya ikan mas skala industry maka di rekomendasikan menggunakan kolam jenis ini karena awet.

Caranya, ukur dulu kolam yang akan kamu buat. Kolam permanen biasa dibuat dengan bentuk persegi panjang. Setelah itu desain dan berikan desainnya kepada pekerja untuk dibuatkan kolam tersebut.

2. Kolam Semi Permanen

Kolam semi permanen juga bisa digunakan untuk budidaya ikan mas. Kelebihannya adalah biaya yang dikeluarkan tidak sebanyak kolam permanen. Kolam semi permanen bisa dibuat menggunakan terpal atau tong-tong.

3. Kolam Tanah

Jenis kolam terakhir yang bisa digunakan untuk budidaya ikan mas adalah kolam tanah. Kolam ini biasa dipilih jika kamu mempunyai lahan luas namun tidak mau mengeluarkan biaya lebih dalam pembuatan kolam. Kekurangan jenis kolam ini adalah ikan mas mu bisa mudah terserang penyakit.

Proses dan Cara Budidaya

cara budidaya ikan mas

Cara budidaya ikan mas selanjutnya adalah proses budidaya secara rinci. Maksudnya adalah penjelasan terkait pengisian air kolam dan penyebaran benih. Beirkut adalah penjelasannya:

1. Pengisian Air Kolam

Setelah kolam siap digunakan, maka bisa langsung diisi oleh air. Air setidaknya harus memenuhi ¾ volume kolam. Perhatikan juga kondisi air kolam, air yang baik untuk budidaya ikan mas harus memiliki suhu 25 derajat celcius atau pH sekitar 7 hingga 8.

2. Penyebaran Benih

Selanjutnya, kamu sudah bisa menyebar benih ke kolam tersebut. Penyebaran benih harus menggunakan wadah, tidak bisa dimasukkan secara langsung karena ikan mas akan stress nantinya. Miringkan wadah di kolam selama 15 menit, dengan sendirinya maka ikan mas akan beradaptasi

3. Perawatan

Cara budidaya ikan mas yang keempat adalah tentang bagaimana merawatnya sehingga bisa menghasilkan ikan yang berkuaitas saat dipanen nanti. Beberapa bentuk perawatan yang akan dijelaskan adalah perawatan kolam ikan mas, pemberian pakan dan pencegahan terserang penyakit.

4. Kondisi Kolam

Kolam menjadi salah satu faktor penting dalam pertumbuhan ikan mas. Ikan mas tidak terlalu suka air yang kotor jadi pastikan kamu rajin mengurasnya bisa 3 hingga sebulan sekali.

Kebersihan kolam juga sangat perlu diperhatikan agar ikan kamu tidak terserang penyakit, karena vector penyakit yaitu melalui air.

5. Pakan Ikan Mas

Dalam pemberian pakan ikan mas kamu harus teliti, harus tahu apa pakan yang benar-benar dibutuhkan oleh ikan mas. Pemberian pakan biasa diberikan 2 sampai 3x sehari tergantung umurnya. Pakan ikan mas ada yang alami ada yang buatan, keduanya sama-sama bagus.

Pakan buatan ada emulsi, tepung, dan pellet. Emulsi diberikan hanya untuk ikan mas yang belum mencapai umur 1 bulan, dengan pemberian sebanyak 8x per harinya. Pakan tepung untuk ikan mas berumur 2 hingga 3 bulan. Pelet biasa digunakan untuk ikan mas yang sudah dewasa.

Pakan alami bisa kamu gunakan juga loh. Contoh pakan alami yaitu plankton rotifer, moina, daphnia, cacing-cacingan, ulat daun pisang dan sekam padi.

6. Pencegahan Serangan Hama dan Penyakit

Perawatan yang terakhir adalah pencegahan serangan hama penyakit pada ikan mas. Hama yang biasa menyerang yaitu bebeasan, ucrit, ikan gabus, katak hingga ular. Cara pencegahannya bisa dengan menjemur kolam sebelum digunakan dan memasang saringan halus di permukaan air kolam.

Sedangkan penyakit yang biasa menyerang ikan mas adalah bitnik putih, bengkak insang, cacing insang, kutu ikan, jamur hingga KHV. Cara pencegahannya bisa dengan menjemur kolam terlebih dahulu, menjaga kualitas air kolam dan memastikan bahwa air kolam mengalir terus menerus.

Proses Panen Ikan Mas

cara budidaya ikan mas

Tahap terakhir pada acara budidaya ikan mas adalah pemanenan. Tentu saja, tahap ini adalah tahap yang paling seru karena kamu bisa menikmati usahamu selama ini dan bisa menilai hasilnya sehingga bisa mengevaluasi di sistem budidaya selanjutnya. Berikut penjelasan terkait panen pada ikan mas.

1. Ciri Ciri Ikan Mas Siap Panen

Ikan mas yang siap dipanen memiliki ciri bobot telah mencapai empat ratus gram atau mendekatinya, umurnya sudah mencapai 6 hingga 8 bulanan. Kamu harus memanen ikan mas secara tepat waktu jika tidak mau rugi.

Jika memanen terlalu awal maka hasil panenmu tidak akan laku di pasaran karena ukuran terlalu kecil, sedangkan jika terlambat melakukan panen ikan mas maka ukuran ikan mas sudah terlalu besar sedangkan kamu terus merawatnya sehingga biaya pemberian pakan akan lebih tinggi dari biasanya.

2. Cara Panen

Cara panennya mirip dengan budidaya ikan – ikan lainnya yaitu bisa menggunakan jaring lalu diangkat, cara jaring ini bisa dilakukan untuk jenis kolam mana saja. Cara lainnya bisa dengan mengeringkan kolam, sehingga nantinya ikan tinggal diambil, cara ini biasa digunakan dalam kolam permanen.

Itulah beberapa tahapan cara budidaya ikan mas mulai dari pemilihan indukan, persiapan tempat, proses cara budidaya, perawatan hingga masa panen. Semoga apa yang ditulis dapat memberikan manfaat serta dapat dipahami dengan mudah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *