Administrator Berbagi Informasi seputar Bandung mulai dari tempat belanja, rumah sakit, sekolah, tempat kuliner, hotel, tempat wisata dan berita menarik.

10 Cara Budidaya Ikan Nila Di Terpal [Bikin Panen Melimpah]

Cara budidaya ikan nila di terpal

Cara budidaya ikan nila di terpal memang masih dirasa sulit oleh sebagai orang, apalagi bagi mereka para pemula. Jika budidaya ikan nila ini bisa anda tekuni, tentu akan menjadi peluang usaha yang sangat menjanjikan kedepannya. Pasalnya ikan nila merupakan salah satu jenis ikan yang banyak digemari.

Rasa yang nikmat dan warna tubuh yang indah menjadikan ikan nila disukai oleh banyak orang. Tak heran lagi, jika harga ikan nila di pasaran menjadi sangat mahal. Berikut ini adalah langkah budidaya yang bisa anda lakukan agar mendapatkan hasil yang maksimal

1. Mempersiapkan Alat

Cara budidaya ikan nila di terpal yang pertama anda lakukan adalah mempersipkan alat. Di mana alat ini yang nantinya akan digunakan saat budidaya. Berikut ini adalah beberapa alat yang wajib ada:

  • Terpal
  • Pisau
  • Ember
  • Selang atau pipa
  • Kayu atau bambu

2. Mempersiapkan Lahan Untuk Budidaya Ikan Nila

Tanpa adanya lahan anda tidak dapat melakukan budidaya ikan lele. Maka dari itu persiapan lahan merupakan suatu hal yang paling krusial. Kendati demikian, saat mempersiapkan lahan ada beberapa hal yang wajib anda penuhi, berikut ini contohnya:

  • Piliha lahan yang mudah untuk dijangkau
  • Pilih lahan yang dekat dengan sumber air
  • Lahan tempat budidaya ikan nila berada di bawah sumber air agar dapat menghemat biaya
  • Pilihlah lahan yang jauh dari jangkauan reptil atau hewan pemangsa ikan
  • Pilihlah lahan yang tidak mudah longsor
  • Pilihlah lokasi tempat budidaya yang ada sinar mataharinya
  • Pilihlah tanah yang luas

3. Mempersiapkan Bibit Ikan Nila

Persiapan bibit merupakan langkah yang sangat krusial dalam cara budidaya ikan nila di terpal. Pasalnya kualitas bibit akan menentukan berhasil tidaknya anda dalam melakukan budidaya ikan nila. Untuk itu anda harus memilih bibit yang berkualitas, ini adalah ciri-ciri bibit ikan nila yang memiliki kualitas baik:

  • Belilah bibit di tempat yang terpercaya. Atau anda bisa membeli bibitnya kepada orang yang memiliki hobi memelihara ikan nila dan mengetahui tentang ikan nila lebih dalam
  • Perhatikan ukuran bibit yang hendak anda beli. Untuk bibit ikan nila yang layak dijadikan bibit adalah memiliki ukuran sekitar 12 cm
  • Perhatikan warna dari ikan nila, yang mana warna belang dalam tubuhnya masih terlihat sangat jelas
  • Perhatikan juga berat masing-masing bibit ikan nila. Berat ideal yang cocok anda gunakan bibit adalah 30 gr
  • Pilihlah bibit yang aktif beraktivitas dan lincah
  • Perhatikan juga bibit tidak memiliki cacat dari ujung kepala hingga ujung ekor

4. Membuat Kolam Terpal Untuk Budidaya Ikan Nila

Setelah anda mendapatkan bibit ikan nila yang akan dijadikan budidaya, langkah selanjutnya adalah membuat kolam terpalnya. Dalam pembuatan kolam ini tidak ada cara -cara khususnya. Hanya saja anda harus memperhatikan beberapa hal berikut ini:

  • Buatlah dasar pada kolam terpal. Entah itu terbuat dari bata, batu, atau yang lainnya
  • Pembuatan dasar harus kokoh, jika memungkinkan anda bisa memplester bagian dasarnya
  • Jangan lupa untuk membuat lubang di bagian bawah kolam. Lubang ini anda gunakan dalam proses pembangunan atau pengurasan air kolam

5. Pengisian Air Pada Kolam Terpal

Setelah langkah di atas anda selesaikan dengan baik dan sesuai prosedur, langkah selanjutnya adalah mengisi air pada kolam terpal. Di mana dalam proses cara budidaya ikan nila di terpal ini anda harus memperhatikan beberapa hal:

  • Pada saat memasukkan air ke dalam kolam, lakukanlah dengan cara sedikit demi sedikit. Dan jangan dilakukan secara bersamaan
  • Sembari mengsisi air, perhatikan bagian kolam terpal. Apakah ada kebocoran atau tidak
  • Perhatikan juga debit air dalam kolam agar tidak terlalu besar

6.  Penebaran Benih Ke Dalam Kolam Terpal

Setelah kolam terisi dengan air, maka langkah selanjutnya untuk cara budidaya ikan nila di terpal adalah penebaran benih ke dalam kolam. Perlu anda ketahui, ikan nila merupakan ikan yang sangat mudah untuk dibudidaya, kendati demikian anda tidak boleh sembarangan dalam menebar benih. Harus mengikuti langlah-langkah berikut agar mendapatkan hasil yang maksimal:

  • Langkah pertama adalah menyiapkan ember. Yang mana ember ini harus anda pastikan bersih dan tidak terkontaminasi oleh bahan-bahan yang berminyak
  • Isi ember dengan air. Dalam pengisian air ini pastikan ember terisi setengahnya
  • Masukkan beberapa benih ikan nila ke dalam ember
  • Tunggu beberapa menit, kurang lebih anda harus menunggu sekitar 10 menit
  • Setelah mencapai waktu 10 menit, kini saatnya anda untuk memasukkan air ke dalam ember hingga penuh, kemudian anda biarkan hingga 5 menit lamanya
  • Prose tersebut memiliki manfaat agar bibit ikan nila yang hendak anda budidaya tidak stres
  • Tebar bibit ikan nila tersebut ke dalam kolam terpal dengan cara berhati-hati
  • Penebaran bibit pada kolam terpal bisa anda lakukan secara bebas. Namun akan lebih baik jika bibit yang ditebar dalam kolam adalah maksimal 100 ekor bibit

7. Pemberian Pakan Terhadap Ikan Nila

Ikan nila yang sudah anda tebar wajib untuk diberikan pakan agar cepat dalam proses pertumbuhan. Berikut ini adalah kreteria pemberian pakan untuk bibit ikan nila yang anda budidayakan:

  • Berikan pakan terhadap ikan nila sebanyak 3% dari berat asli tubuhnya
  • Pemberian pakan harus diberikan secara rutin dan teratur setiap harinya
  • Dalam sehari, ikan nila yang anda pelihara harus diberikan pakan sebanyak 2 kali, yakni saat pagi hari dan juga sore hari
  • Agar lebih mudah, ambil beberapa sampel ikan nila dan anda timbang setiap minggu. Ini bertujuan untuk mengetahui berat ikan nila dan menyesuaikan dengan jumlah pakan yang diberikan

8. Pemberian Vitamin

Selain memberikan pakan pokok, dalam cara budidaya ikan nila di terpal wajib untuk memberikan vitamin. Tujuan pemberian vitamin ini sudah tidak lain agar ikan nila semakin sehat dan cepat dalam proses pertumbuhan. Berikut ini adalah beberapa tips bagi anda ketika memberikan vitamin pada ikan nila:

  • Beri vitamin secara rutin dan teratur
  • Pastikan vitamin yang diberikan adalah vitamin khusus untuk ikan nila
  • Vitamin bisa anda beli di tempat penjualan pakan ikan hias

9. Panen Ikan Nila

Setelah semua proses anda lewati dengan baik dan sesuai prosedur, cara budidaya ikan nila di terpal berikutnya adalah masa panen. Di mana dalam masa panen ini anda harus mengikuti beberapa tips dari kami:

  • Panenlah ikan nila hasil budidaya anda ketika sudah memasuki usia 6 bulan
  • Atau bisa juga dibawah usia 6 bulan, namun berat ikan nila rata-rata harus 500 gram
  • Saat proses panen, anda harus menyortir ikan nila. Mana jenis ikan yang akan anda jual dan mana ikan yang akan anda konsumsi
  • Saat masa panen, pastikan air tidak sampai keruh agar ikan nila tidak stres

10. Pemasaran Ikan Nila

Setelah panen, cara budidaya ikan nila di terpal yang terakhir adalah proses pemasaran. Berikut ini adalah cara pemasaran yang bisa anda gunakan:

  • Pemasaran dapat dilakukan secara langsung kepada pengepul ikan nila
  • Pemasaran dapat anda lakukan dengan menawarkan secara langsung kepada penghobi ikan nila
  • Pemasaran bisa anda lakukan dengan media sosial seperti facebook, instagram, dan juga whatsapp

Demikianlah cara budidaya ikan nila di terpal yang sangat mudah untuk dipraktekkan. Semoga cara ini mampu meningkatkan hasil panen anda.

Administrator Berbagi Informasi seputar Bandung mulai dari tempat belanja, rumah sakit, sekolah, tempat kuliner, hotel, tempat wisata dan berita menarik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.