Administrator Berbagi Informasi seputar Bandung mulai dari tempat belanja, rumah sakit, sekolah, tempat kuliner, hotel, tempat wisata dan berita menarik.

Cara Budidaya Ikan Patin yang Benar Untung Berlimpah

cara budidaya ikan patin yang benar agar bisa untung berlimpah

Hampir sebagian orang banyak yang menyukai ikan patin yang memiliki banyak dan beragam manfaat yang diberikan oleh ikan tersebut.

Ikan patin juga terbilang memiliki sebuah harga yang lumayan cukup mahal.

Bahkan ikan ini bagus untuk anak-anak dan para ibu hamil untuk sang buah hati.

Oleh karena itu banyak yang menanyakan bagaimana cara budidaya ikan patin?

Cara Memilih Indukan Ikan Patin

Dalam proses pembudidayaan tentunya banyak orang terkadang yang tidak mengerti bahkan juga tidak mengetahui bagaimana cara memilih indukan ikan patin.

Bahkan terkadang salah dalam memilih indukan ikan patin maka akan mengakibatkan proses pembudidayaan tidak berjalan dengan baik dan juga tidak dapat dibudidayakan kembali.

Maka dari itu cara budidaya ikan patin harus dijalankan dengan tahapan-tahapan yang sudah ditentukan.

  1. Cara pemilihan indukan ikan patin pertama yaitu dengan cara memastikan terlebih dahulu jenis dari masing-masing ikan. Apakah ikan dalam jenis jantan dan betina kemudian dipindahkan ke dalam wadah lainnya.
  2. Cara pemilihan indukan ikan Patin yang berikutnya yaitu terdapat pada sebuah kegiatan yang dilakukan oleh ikan patin ini. Apakah ikan masih nafsu makan atau tidak maka hal ini tentunya perlu untuk dilakukan. Terkadang banyak ikan yang telah dipisahkan baru dapat terlihat masing-masing dari ikan patin tersebut.
  3. Biasanya dalam proses budidaya ikan patin juga dilihat dari segi usia yang dimiliki ikan tersebut. Apakah ikan memiliki usia yang pas atau tidak untuk melakukan sebuah proses pembuahan karena jika tidak maka akan berakibat fatal terhadap telur yang akan di budidayakan nantinya.
  4. Pembudidaya juga harus memastikan agar ikan-ikan tersebut dalam kondisi baik tidak mengalami hal yang tidak diinginkan. Maka dari itu sebelum masuk ke proses pembuahan terlebih dahulu para pembudidaya harus melakukan pengecekan tubuh dari masing-masing ikan patin terlebih dahulu.

Persiapan Tempat Untuk Budidayakan Ikan Patin

Ada beberapa persiapan yang dapat dilakukan untuk membuat ikan patin tersebut berkembang biak cukup banyak yaitu dari sebuah tempat yang ditempati oleh ikan patin tersebut.

Hal ini karena jika tempat tidak sesuai dengan gaya hidup ikan patin maka proses pembudidayaan pun akan lumayan cukup sulit.

Maka dari itu cara budidaya ikan patin dapat terlihat dari beberapa hal di bawah ini.

  1. Mempersiapkan sebuah kolam yang akan digunakan untuk proses budidaya ikan patin haruslah sudah disiapkan jauh-jauh hari. Hal ini karena sebuah tempat yang akan digunakan perlu untuk dibersihkan terlebih dahulu. Terlebih lagi jika menggunakan sebuah kolam dari cor-coran tentunya membutuhkan waktu yang lama untuk mensterilkan kolam tersebut.
  2. Kolam yang akan digunakan biasanya diukur berdasarkan ikan patin yang akan di pelihara oleh para pembudidaya tersebut. Jika ikan patin yang akan dibudidayakan cukup banyak maka harus menggunakan sebuah ukuran yang lumayan cukup besar untuk menampung ikan-ikan tersebut.
  3. Menyiapkan sebuah lokasi atau tempat yang pas untuk membudidayakan ikan patin agar mereka dapat berkembang dengan baik sehingga proses panen pun akan berjalan lebih baik, cepat dan lancar jaya.
  4. Mempersiapkan ember untuk menaruh air endapan bila sewaktu-waktu para pembudidaya ingin melakukan pengurasan kolam. Maka dari itu hal ini diperlukan untuk menaruh ikan-ikan agar tidak mudah mati bila dengan menggunakan air yang langsung mengalir dari keran. Hal ini tentunya dapat mengakibatkan ikan celeng dan mati. Maka dari itu sebagai pembudidaya yang baik harus menghindari sebuah hal yang seperti itu agar tidak menjadi sebuah permasalahan besar.

Proses Budidaya Ikan Patin

Proses dari cara pembudidayaan ikan patin sebenarnya tidak jauh berbeda dengan jenis ikan lainnya.

Hanya saja  beberapa tahapan yang harus ada dalam sebuah pembudidaya ikan patin ini tidak boleh sampai terlewatkan sedikit pun.

Maka dari itu proses  ini dapat dilakukan dengan cara budidaya ikan patin yang baik dan benar.

  1. Proses pertama yaitu para pembudidaya ikan patin harus menyiapkan sebuah kolam yang terbuat dari terpal ataupun beton untuk membudidayakan ikan-ikan patin tersebut. Jika sebuah lahan memadai maka bisa dengan menggunakan sebuah media beton agar dapat bertahan lama. Namun jika lahan tidak terlalu banyak maka dapat menggunakan sebuah media kolam terpal untuk proses budidaya ikan patin.
  2. Hal yang kedua pada proses budidaya ikan patin menyiapkan beberapa pasang untuk dijodohkan dalam satu tempat atau kolam khusus perjodohan. Hal ini dilakukan agar ikan fokus terhadap pasangan masing-masing untuk melakukan proses pembuahan. Cara ini biasanya membutuhkan waktu paling cepat satu malam namun ada juga yang mencapai berhari-hari tergantung dari masing-masing jenis ikan tersebut.
  3. Setelah melewati proses ikan patin mengeluarkan telur tersebut maka pembudidaya juga harus memindahkan ikan-ikan tersebut itu lagi ke dalam kolam yang pertama. Agar proses pembudidayaan pun berjalan dengan lancar dan sempurna tanpa ada kekurangan sedikit pun dari ikan-ikan tersebut.
  4. Proses penetasan telur pada ikan terjadi pada sebuah kurun waktu beberapa hari ke depan. Maka dari itu pembudidaya harus sering melakukan pengecekan dan juga sebuah proses pemindahan agar ikan mendapatkan sebuah nutrisi yang baik. Sehingga berbagai serangan penyakit dan juga sebuah kematian pun dapat terhindar.

D Proses Perawatan Ikan Patin

Ada banyak cara yang bisa dilakukan oleh para pembudidaya dalam merawat ikan patin tersebut agar dapat tumbuh dan berkembang.

Hal ini dapat terlihat dari sebuah segi perawatan yang dilakukan oleh para pembudidaya terhadap para ikan-ikan patin.

Oleh karena itu para pembudidaya dapat melakukan beberapa proses cara budidaya ikan patin dalam sebuah tahap perawatan.

  1. Hal pertama dalam sebuah segi perawatan yaitu pembudidaya bisa melakukan sebuah hal untuk proses dimana para ikan diberikan sebuah pakan yang mengandung sebuah nutrisi baik. Kandungan tersebut tentunya dipercaya dapat menguatkan tubuh ikan dan mempercepat proses pertumbuhan. Sehingga para ikan patin tidak membutuhkan waktu yang cukup lama untuk tumbuh dan berkembang.
  2. Cara yang kedua yaitu bagi para pembudidaya juga harus menyiapkan waktu untuk membersihkan tempat dari ikan patin agar ikan dapat bergerak bebas tanpa harus melihat air yang keruh.
  3. Hal yang terakhir yaitu pada sebuah proses pembersihan kolam ikan pembudidaya juga dapat memisahkan ikan-ikan patin agar mudah untuk proses panen ikan yang akan nanti dilakukan. Hal ini juga dapat membuat para pembudidaya melihat apakah ikan mengalami tumbuh kembang yang baik dan sesuai dengan usianya atau tidak.

Panen Ikan Patin

Hal yang terakhir yaitu proses dimana melakukan sebuah panen dari ikan patin yang telah dibudidayakan ini.

Bagi para pembudidaya yang baru pertama kali mencoba sebuah proses dari budidaya tersebut dapat melihat bagaimana perkembangan dari awal hingga akhir.

Pada proses panen ini ada beberapa hal yang dapat dilakukan agar cara budidaya ikan patin yang dilakukan tersebut tetap bertahan dan tidak merusak ikan lainnya.

  1. Hal pertama pada saat panen yaitu pilih waktunya yang tepat untuk melakukan panen. Hal tersebut dapat dilakukan pada waktu pagi hari atau sore hari. Hal ini dilakukan agar untuk menghindari ikan terkena sorotan sinar matahari secara langsung.
  2. Cara kedua yaitu dengan menggunakan sebuah media gentong yang dapat digunakan untuk menaruh hasil panen dari ikan tersebut.
  3. Kemudian masukkan ikan dan lubangi beberapa bagian agar ikan tetap mendapatkan sebuah udara dari luar.

Nah itulah proses dan cara budidaya ikan patin yang benar agar bisa untung berlimpah. Silahkan coba dan praktikan sendiri ya.

Administrator Berbagi Informasi seputar Bandung mulai dari tempat belanja, rumah sakit, sekolah, tempat kuliner, hotel, tempat wisata dan berita menarik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.