Administrator Berbagi Informasi seputar Bandung mulai dari tempat belanja, rumah sakit, sekolah, tempat kuliner, hotel, tempat wisata dan berita menarik.

Cara Membuat Laporan Arus Kas Atau Cash Flow Dengan Benar

Cara Membuat Laporan Arus Kas

Laporan arus kas atau cash flow merupakan salah satu jenis laporan keuangan yang berisi tentang penerimaan dan pengeluaran uang kas di dalam sebuah perusahaan pada periode tertentu.

Dengan adanya laporan ini maka kita bisa dengan jelas melihat keadaan keuangan dalam sebuah perusahaan.

Cara membuat laporan arus kas penting sekali dipahami dengan baik karena jika sampai salah maka laporan keuangan perusahaan akan bermasalah dan akan berimbas pada yang lainnya.

Apa Tujuan Pembuatan Laporan Cash Flow Atau Arus Kas?

Ada banyak tujuan dari penyusunan laporan cash flow atau uang kas ini, beberapa di antaranya adalah sebagai berikut ini:

  1. Untuk membuat perkiraan  arus kas di masa mendatang
  2. Untuk menganalisis mampu atau tidaknya perusahaan dalam membayar kewajibannya
  3. Menjadi acuan dan landasan yang kuat untuk mengambil sikap dan keputusan untuk memperbaiki kinerja perusahaan di masa mendatang
  4. Berfungsi sebagai laporan laba bersih terhadap perubahan arus kas

Bagian Penting Yang Ada Dalam Arus Kas Atau Cash Flow

Tidak jauh beberbeda dengan laporan keuangan lainnya, laporan uang kas juga memiliki bagian-bagian tertentu. Nah berikut ini adalah beberapa bagian yang ada dalam laporan uang kas atau cash flow:

  1. Arus  kas dari aktivitas operasi (Operating activities)
  2. Arus kas yang berasal dari aktivitas investasi (investing activities)
  3. Arus kas yang berasal aktivitas pendanaan (financing activities)

Bagaimana Cara Membuat Laporan Arus Kas?

Cara membuat laporan arus kas atau cash flow ini tidak jauh berbeda dengan membuat laporan keuangan yang lainnya.

Laporan ini dibuat setelah anda selesai membuat laporan neraca, dalam proses penyusunan nya ada 2 sumber yang bisa digunakan untuk membuat laporan tersebut :

  1. Current block atau data laporan laba rugi berjalan
  2. Perbandingan dari neraca berjalan dengan neraca yang ada pada periode sebelumnya

Sementara itu, metode yang digunakan dalam penyusunan laporan arus kas tersebut di antaranya adalah sebagai berikut ini:

  1. Metode langsung , yaitu di mana laporan arus kas dari hasil kegiatan operasional yang kemudian di sajikan secara terperinci menjadi 2 jenis arus kas yaitu arus kas masuk dan laporan arus kas keluar, lalu laporan ini diperinci kembali dengan penerimaan masing-masing kas
  2. Metode tidak langsung, yaitu penentuan arus kas berdasarkan kegiatan operasional yang dilakukan dengan mengoreksi laba bersih dan disajikan dalam laporan laba rugi

Nah dari beberapa  metode penyusunannya, cara membuat laporan arus kas nya bisa dilakukan dengan cara dan prosedur seperti di bawah ini:

  1. Menghitung kenaikan dan penurunan kas
  2. Menghitung serta membuat laporan kas yang digunakan pada aktivitas operasi
  3. Menghitung serta membuat laporan kas yang digunakan pada aktivitas investasi
  4. Menghitung serta membuat laporan kas yang digunakan pada aktivitas pendanaan
  5. Menghitung dan menjumlahkan dari ketiga arus keuangan kas tersebut untuk menentukan balance atau tidaknya laporan kas tersebut

Administrator Berbagi Informasi seputar Bandung mulai dari tempat belanja, rumah sakit, sekolah, tempat kuliner, hotel, tempat wisata dan berita menarik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.