Administrator Berbagi Informasi seputar Bandung mulai dari tempat belanja, rumah sakit, sekolah, tempat kuliner, hotel, tempat wisata dan berita menarik.

Cara Ternak Ayam Kampung Dari A-Z

Cara Ternak Ayam Kampung

Cara ternak ayam kampung memang suatu perkara yang sangat mudah untuk dilakukan, pasalnya ternak ayam kampung tidak membutuhkan perawatan yang khusus.

Meskipun demikian, banyak orang yang masih gagal dalam beternak ayam kampung karena mereka terlalu meremehkan prosedurnya.

Belakangan ini ayam kampung menjadi primadona di pasaran, pasalnya rasa dan tekstur daging ayam kampung yang sangat lembut yang tidak dimiliki oleh jenis ayam lainnya.

Tidak heran lagi, jika nilai ekonomis ayam kampung meningkat drastis.

Berikut ini adalah langkah-langkah budidaya ayam kampung agar menguntungkan, mari kita pelajari bersama.

Pemilihan Lokasi Untuk Pembuatan Kandang

Cara ternak ayam kampung yang pertama kali dilakukan adalah memilih lokasi untuk pembuatan kandangnya.

Karena lokasi yang strategis akan membawa kenyamanan tersendiri bagi para peternak. Berikut ini adalah beberapa tips pemilihan lokasinya, di antaranya:

  • Yang pertama yang harus dilakukan ketika hendak membangun kandang ayam kampung adalah lokasinya yang jauh dari pemukiman penduduk. Ini karena, bau dari kotoran ayam kampung nantinya bisa mengganggu kenyamanan warga sekitar
  • Lokasi yang dipilih jauh dari pusat hewan pemangsa atau hewan buas. Ini bertujuan agar ayam kampung yang sedang diternak tidak dimangsa oleh pemangsanya
  • Pastikan lokasi pembuatan kandang untuk ternak ayam kampung mudah untuk dijangkau. Ini bertujuan agar ketika proses panen ayam dan pengiriman pakannya tidak terkendala
  • Tempat untuk membuat kandang ayam kampung aman, aman yang dimaksud di sini adalah bukan merupakan kawasan yang mudah terkena banjir dan juga bukan merupakan kawasan yang mudah terkena tanah longsor
  • Pastikan lokasi pembuatan kandang ayam kampung ada tempat untuk membuat limbah dari peternakan ayam kampung. Ini bertujuan agar tidak terjadi masalah dengan warga sekitar kandang ayam

Pembuatan Kandang Peternakan Ayam Kampung

Langkah selanjutnya dalam cara ternak ayam kampung adalah pembuatan kandang.

Yang mana dalam pembuatan kandang ini harus melakukan beberapa hal sebagai berikut:

  • Siapkanlah bambu, kayu, paku, palu, dan pisau atau sabit
  • Potong bambu dengan ukuran yang diinginkan menggunakan pisau atau sabit
  • Belah bambu menjadi bagian yang kecil-kecil, kira-kira dengan lebar 5 cm
  • Potong kayu dengan ukuran tertentu sesuai dengan kandang yang dibuat
  • Rakit bambu pada kayu, kemudian patok menggunakan paku dan palu agar semakin kuat
  • Pastikan di antara belahan bambu yang satu dengan yang lainnya terdapat celah agar ada udara yang masuk dalam kandang
  • Jangan lupa untuk membuat pintu keluar masuk ayam
  • Dan jangan lupa juga untuk membuat lubang kecil pada kandang agar kepala ayam dapat keluar untuk mengambil pakannya

Sistem Peternakan Ayam Kampung

Dalam cara ternak ayam kampung kita mengenal dua sistem peternakan.

Yang pertama ada yang namanya sistem umbaran dan juga ada yang namanya sistem semi intensif.

Agar lebih jelasnya dalam memahami kedua sistem ini, berikut adalah perbedaan yang bisa dicermati:

  • Ternak ayam yang menggunakan sistem umbaran dilakukan dengan cara melepas ayam secara bebas di lahan peternakan. Sistem ini  sangat cocok digunakan bagi mereka yang memiliki lahan luas
  • Kendati sistem umbaran merupakan teknik ternak ayam dengan melepas ayam kampung secara bebas, namun perlu juga untuk membuat kandangnya. Melainkan kandang yang digunakan di sini adalah kandang yang sangat sederhana. Di mana kandang ini hanya difungsikan untuk melindungi ayam saat hujan turun dan juga sebagai tempat ayam ketika malam hari
  • Sedangkan untuk sistem semi intensif ini merupakan sistem peternakan ayam kampung yang dilakukan dengan cara membuat kandang untuk melindungi ayam. Atau lebih jelasnya ayam kampung tidak berkeliaran bebas, melainkan terus berada di dalam kandang sepanjang waktu
  • Sistem ini sering digunakan oleh mereka para peternak yang memiliki lahan sempit dan juga memiliki keinginan agar ayam-ayamnya selalu terjaga sepanjang waktu
  • Setiap sistem peternakan tersebut memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing
  • Untuk kelebihan dari sistem umbaran adalah sedikit mengeluarkan biaya dan tenaga dalam pembuatan kandang, sedangkan sistem semi intensif memiliki keunggulan mengurangi potensi ayam hilang
  • Kelemahan dari sistem umbaran adalah ayam mudah hilang atau dimangsa oleh hewan pemangsa, sedangkan kelemahan sistem semi intensif adalah mengeluarkan banyak biaya dan tenaga untuk pembuatan kandang peternakan

Pemilihan Indukan Ayam Kampung

Pemilihan indukan ayam kampung merupakan langkah terpenting dalam cara ternak ayam kampung.

Untuk itu pilihlah indukan yang berkualitas. ciri-ciri dari indukan ayam kampung kampung yang berkualitas adalah sebagai berikut:

  • Indukan ayam kampung yang berkualitas adalah indukan yang dalam keadaan sehat
  • Jika dilihat dari postur tubuhnya, indukan ayam kampung memiliki postur tubuh yang lebih besar dan juga tidak ada cacat sama sekali dalam tubuhnya
  • Saat diberikan pakan, indukan yang berkualitas akan memakan pakannya dengan cepat tanpa sisa
  • Pergerakan indukan ayam kampung yang berkualitas adalah cepat dan paling aktif
  • Selain itu ketika terbang, gerakannya seimbang dan tidak goyang
  • Jika membeli indukan jantan, pilih indukan yang memiliki suara paling lantang
  • Indukan berkualitas tinggi akan lebih cepat mendapatkan hasil panen

Perkawinan Ayam Kampung

Cara ternak ayam kampung berikutnya adalah proses perkawinan antara ayam kampung jantan dengan ayam kampung betina.

Proses ini bisa terjadi lebih dari satu kali, dan tentunya dalam proses perkawinan tidak membutuhkan bantuan manusia.

Berikut ini adalah beberapa hal yang penting diketahui oleh peternak ketika proses perkawinan berlangsung, yaitu:

  • Proses kawin yang matang untuk indukan ayam kampung adalah, untuk indukan betina bisa kawin ketika berumur 6 bulan, sedangkan indukan jantan bisa kawin maksimal ketika sudah memiliki umur 1 tahun
  • Masukkan ke kandang khusus indukan ayam yang hendak di kawinkan
  • Dalam setiap kandang, terdapat 5 indukan betina dan 1 indukan jantan
  • Nantinya ketika proses kawin telah selesai, indukan betina akan mengeluarkan telur dan dieram beberapa hari
  • Biasanya telur ayam kampung akan menetas dengan sempurna ketika sudah memasuki hari ke-21
  • Pastikan suhu saat pengeraman telur ayam kampung selalu normal. Jika tidak normal, maka telur akan sangat mudah membusuk

Perawatan Dan Pembesaran Anakan Ayam Kampung

Langkah selanjutnya dalam cara ternak ayam kampung adalah pembesaran dan perawatan anak dari ayam kampung.

Berikut ini adalah beberapa hal peting yang wajib dilakukan ketika proses pemeliharaannya, di antaranya:

  • Agar ayam kampung tetap dalam keadaan sehat dan terbebas dari virus, berikanlah vaksin secara rutin
  • Vaksin diberikan setiap 2 minggu sekali
  • Ayam kampung yang memiliki usia 0 hingga 2 bulan diberikan pakan dari ayam broiler
  • Kemudian ketika ayam kampung sudah memasuki usia 2 hingga 4 bulan diberikan juga pakan ayam broiler namun dengan campuran dedak dan jagung dengan menggunakan perbandingan 1:3:1
  • Ayam kampung yang memiliki usia lebih dari 4 bulan diberikan pakan berupa campuran dedak dan layer dengan perbandingan 2:1
  • Saat usia lebih dari 4 bulan juga harus diberikan asupan sayur sebanyak 20%

Proses Panen

Tahap terakhir dalam cara ternak ayam kampung adalah proses panen, berikut tipsnya:

  • Panen bisa dilakukan ketika ayam kampung memiliki usia 8 bulan
  • Jika masih belum maksimal, panen dilakukan ketika usia ayam kampung 12 bulan
  • Hasil panen bisa dipasarkan secara langsung atau melalui pengepul ayam

Demikianlah cara ternak ayam kampung yang sangat mudah. Semoga cara ini bermanfaat dan selamat mencoba.

Administrator Berbagi Informasi seputar Bandung mulai dari tempat belanja, rumah sakit, sekolah, tempat kuliner, hotel, tempat wisata dan berita menarik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.