Administrator Berbagi Informasi seputar Bandung mulai dari tempat belanja, rumah sakit, sekolah, tempat kuliner, hotel, tempat wisata dan berita menarik.

Ketahui Cara Ternak Ayam Petelur Untuk Bisnis Menjanjikan

Cara Ternak Ayam Petelur

Salah satu bisnis yang sepertinya mulai diminati oleh banyak orang adalah budidaya ternak ayam petelur.

Budidaya ini merupakan pemeliharaan ayam yang bertujuan untuk menghasilkan telur.

Seiring dengan meningkatnya permintaan pasar akan telur, sebagai pembudidaya anda pun harus tahu bagaimana cara ternak ayam petelur yang tepat untuk bisnis yang menjanjikan.

Mengingat harga telur yang cukup mahal, maka budidaya ini pun sangat menggiurkan jika di tekuni dengan baik.

Walaupun proses budidayanya sangat mudah dilakukan. Namun tetap saja, anda harus mengetahui bagaimana cara menjalankan bisnis ini dengan benar.

Salah satunya bagaimana cara ternak ayam petelur yang nantinya dapat menghasilkan kuantitas serta kualitas ayam maupun telur yang menguntungkan.

Oleh karena itu, dalam kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai cara ternak ayam petelur sebagai peluang bisnis yang menjanjikan.

Tahap Pemilihan Bibit

Pemilihan bibit merupakan tahapan pertama yang harus kita pelajari dalam cara ternak ayam petelur.

Ini merupakan salah satu dari beberapa proses yang paling penting dan menjadi awal kesuksesan dalam budidaya.

Perlu diketahui oleh para peternak, bahwa untuk bibit ayam petelur memiliki dua jenis, yaitu ayam ras petelur putih dan ayam petelur coklat.

Dalam memilih bibit untuk budidaya diharuskan memilih bibit yang berkualitas tanpa cacat sedikit pun. Berikut beberapa cara memilih bibit ayam petelur berkualitas bagus :

  1. Pertama, pilih bibit yang sehat dan tidak cacat fisik dengan melihat konversi ransum serta produksi telur yang tinggi. Untuk budidaya sangat tidak disarankan memilih bibit yang cacat karena nantinya akan  membawa bibit penyakit dan berakibat fatal pada kematian atau kerugian dalam bisnis
  2. Kedua, perhatikan tumbuh kembang bibit ayam petelur. Pastikan anda memilih pertumbuhan dan perkembangan bibit yang normal. Anda bisa menilainya dari melihat nafsu makan yang normal atau proses kematangan alat kelamin yang tidak lama
  3. Disarankan memilih bibit ayam petelur jenis strain seperti Hisex White dan Shaver S 288 karena memiliki produktivitas telur tertinggi
  4. Memilih bibit dari indukan yang sehat, sebab jika induk sehat maka bibitnya pun berkualitas bagus
  5. Memilih bibit ayam petelur yang memiliki bulu tampak halus, penuh dan pertumbuhannya baik. Hati-hati saat memilih bibit yang bulunya tidak halus, sebab bulu yang rusak atau tidak halus berpotensi menimbulkan penyakit
  6. Memilih bibit dengan ukuran berat badan antara 35-40 gram dengan tubuh yang ramping dan kurus
  7. Memilih bibit yang tidak memiliki letakan tinja pada duburnya. Sebab, adanya tinja yang melekat di tubuh berpotensi membawa penyakit sehingga perlu dihindari

Tahap Persiapan Kandang

Mempersiapkan lokasi dan kandang adalah tahap kedua cara ternak ayam petelur yang perlu disiapkan dengan matang oleh pembudidaya.

Mengapa? karena, persiapan kandang ini termasuk salah satu faktor pendukung suksesnya bisnis ternak ayam petelur.

Coba simak beberapa langkah yang harus dilakukan saat melakukan persiapan kandang berikut ini :

  1. Langkah pertama, pilih lokasi kandang yang letaknya jauh dari pemukiman warga. Hal ini dimaksudkan supaya warga sekitar tidak terganggu dengan timbulnya bau dari kotoran ayam petelur
  2. Kedua, pilih juga lokasi yang tidak terlalu ramai supaya mencegah terjadinya stres pada ayam
  3. Ketiga, pastikan lokasi budidaya ayam petelur mudah dijangkau oleh transportasi agar proses pemeliharaan dan pengawasan dapat dilakukan dengan mudah
  4. Gunakan lampu penghangat saat malam hari untuk kandang ayam petelur dan pastikan suhu kandang berada di titik 32,5 hingga 35 derajat celcius
  5. Pastikan kandang memiliki kelembaban antara 60-70 % dan hindari kandang yang terlalu kering karena dapat menurunkan produktivitas ayam
  6. Untuk peletakan kandang ayam petelur sebaiknya menyerong dari timur ke barat untuk memperoleh sinar matahari secara langsung
  7. Lengkapi peralatan yang ada pada kandang meliputi ; tempat pakan, ransum, tempat minum, tempat suplemen, alas lantai, tempat bertelur, tempat bertengger dan sistem alat penerangan.

Tahap Pemberian Pakan

Langkah berikutnya yang tak kalah penting dalam cara ternak ayam petelur ialah tahap pemberian pakan.

Sebagai pembudidaya yang ingin bisnisnya sukses, anda harus memperhatikan dengan betul jenis pakan serta frekuensi pakan.

Dari jenis serta frekuensi pakan sesuai dengan yang kita berikan pada ayam petelur secara benar akan menghasilkan anakan yang berkualitas.

Berikut beberapa hal penting yang harus dilakukan dalam tahap pemberian pakan :

  1. Pertama, berikan pakan yang berkualitas yakni yang mengandung karbohidrat, protein, kalsium, mineral dan vitamin yang tinggi untuk memenuhi kebutuhan ayam petelur
  2. Pakan berkualitas bisa dalam bentuk konsentrat, dedak atau jagung yang sudah digiling
  3. Lakukan pemberian pakan sebanyak dua kali sehari, yaitu pada pagi hari pukul 08.00 dan sore hari pukul 16.00
  4. Untuk presentasi pakan berikan 40 % pada pagi hari sementara untuk siang hari 60 %
  5. Usahakan untuk memberi pakan ayam secara seimbang, yaitu tidak kekurangan atau kelebihan. Sebab, jika ayam kurang mendapatkan pakan nantinya akan memberi hasil produksi yang tidak maksimal. Sementara jika ayam petelur memperoleh pakan yang berlebih, hal tersebut dapat membuat ayam mengalami penumpukan lemak sehingga dapat menurunkan produksi telur

Tahap Perawatan Ayam Petelur

Cara ternak ayam petelur yang paling penting selanjutnya ialah tahap perawatan ayam petelur.

Dalam tahapan ini juga tak kalah pentingnya. karena, dari sini nantinya kita dapat mengetahui hasil dari ternak.

Jika pembudidaya berhasil melakukan perawatan dengan baik, dipastikan pula bisnis yang dijalankan akan memberi keuntungan yang banyak dan begitu pun sebaliknya.

Itulah mengapa kami dapat mengatakan bahwa tahapan ini dalam cara ternak ayam petelur itu menjadi salah satu tahapan penting yang dapat menentukan keberhasilan bisnis atau tidak.

Adapun beberapa hal yang harus diperhatikan saat merawat ayam petelur, di antaranya:

  1. Pertama, memberikan ayam petelur vaksin dan vitamin secara rutin untuk menjaga kekebalan tubuh ayam tetap stabil
  2. Kedua, membersihkan kandang ternak agar kesehatan ayam terjaga.
  3. Jangan sampai kotoran ayam menumpuk dan dibiarkan begitu saja. Lakukan pembersihan berkala menggunakan disinfektan atau cuci kutu agar kandang ternak lebih steril dan proses budidaya bisa memberi hasil yang maksimal

Tahap Pemanenan Ayam Petelur

Nah ini dia tahapan terakhir yang ditunggu dari cara ternak ayam petelur ialah tahap pemanenan.

Biasanya ayam petelur mulai menghasilkan telurnya saat menginjak usia 4 bulan, di mana setiap hari mereka bisa menghasilkan telur hingga akhirnya dipanen.

Berikut ini beberapa tahapan yang harus diperhatikan dalam pemanenan ayam petelur, di antaranya:

  1. Pertama, perhatikan usia ternak ayam petelur, jika sudah memasuki usia 4 bulan maka pemanenan mulai dilakukan
  2. Kedua, sortir ayam petelur dengan memisahkan antara telur yang berkualitas baik dan telur abnormal
  3. Untuk telur yang abnormal biasanya memilik ciri dengan bentuknya yang gepeng, lonjong dengan ukuran lebih besar atau lebih kecil
  4. Setelah anda memilih dan mengumpulkan telur berkualitas bagus, segera jual ke pasar

Demikianlah tahapan cara ternak ayam petelur yang tepat sehingga bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan.

Semoga setelah membaca artikel ini dapat membantu bagi anda yang ingin memulai bisnis ternak ayam petelur ya.

Lakukan proses budidaya seperti uraian yang sudah dijelaskan di atas. Selamat mencoba dan semoga sukses !

Administrator Berbagi Informasi seputar Bandung mulai dari tempat belanja, rumah sakit, sekolah, tempat kuliner, hotel, tempat wisata dan berita menarik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.