Administrator Berbagi Informasi seputar Bandung mulai dari tempat belanja, rumah sakit, sekolah, tempat kuliner, hotel, tempat wisata dan berita menarik.

Cara Ternak Belut Paling Lengkap dan Terbukti Untung Berlimpah

Cara Ternak Belut

Apakah saat ini anda sedang mencari cara ternak belut yang mudah namun dengan hasil yang maksimal atau bingung untuk memulai langkah dalam beternak belut ini?

Tenang, kami akan kasih solusinya yang  sudah digunakan oleh banyak orang dan terbukti menghasilkan hasil panen belut yang melimpah.

Walau bentuk fisik dari belut yang menyerupai ular, namun siapa sangka jika daging belut mengandung kandungan gizi tinggi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh seorang manusia.

Tidak perlu ditanya lagi, jika harga daging belut sangat mahal dan tentunya membawa keuntungan tersendiri bagi para peternaknya. Berikut ini adalah tahapan beternak belut:

Pemilihan Lokasi Untuk Budidaya Belut

Lokasi dalam budidaya belut sangat penting untuk di tentukan. Dengan pemilihan lokasi yang tepat akan menjadikan usaha ternak belut yang dijalankan menjadi awet.

Berikut ini langkah pemilihan lokasi dalam cara ternak belut yang wajib diketahui:

  • Pilihlah lokasi yang mudah untuk dijangkau. Ini bertujuan untuk mengurangi biaya operasional nantinya ketika proses peternakannya
  • Lokasi untuk ternak belut yang kami sarankan adalah lokasi yang dekat dengan sumber mata air. Tujuannya agar mampu menekan biaya pembelian air
  • Pastikan lokasi untuk ternak belut adalah lokasi yang memiliki sinar matahari cukup
  • Dan yang terakhir yaitu, lokasi ternak belut adalah lokasi yang nyaman
  • Selain lokasinya nyaman, juga aman dari banjir bandang dan juga tanah longsor

Membuat Kolam Untuk Ternak Belut

Kini saatnya untuk membuat kolam tempat melakukan ternak belut. Dalam pembuatan kolam ini ada metode-metode khusus yang harus diketahui. Berikut ini adalah beberapa metodenya:

  • Pembuatan kolam untuk ternak belut bisa melalui 3 media. Media yang pertama adalah menggunakan kolam dari semen, kemudian media yang kedua adalah menggunakan terpal, dan media yang ketika bisa menggunakan drum bekas
  • Pembuatan kolam dari semen adalah kolam yang bersifat permanen
  • Dalam cara ternak belut ketika pembuatan kolam semen ini dilakukan dengan cara menggali lahan, kemudian meratakan dasar kolam. Setelah dasar kolam menjadi rata, langkah selanjutnya adalah melakukan pemlesteran pada kolam
  • Diamkan beberapa hari hingga kolam dan plesteran kering
  • Pembuatan kolam dengan media terpal bersifat sementara. Karena terpal adalah salah satu media yang mudah lapuk. Apalagi sering terkena cahaya matahari dan air hujan secara langsung. Media terpal hanya bisa bertahan sekitar 5 tahun
  •  Pembuatan kolam ternak belut menggunakan media drum sangat disarankan bagi para pemula. Hal ini karena, seorang pemula belum mengetahui secara detail tentang cara perawatannya yang benar.
  • Selain itu, penggunaan media drum juga sangat menghemat biaya, tidak memakan tempat yang banyak, dan juga bisa dipindah-pindahkan dari tempat satu ke tempat yang lainnya

Pemilihan Bibit Belut

Cara ternak belut bukan semata-mata hanya menernak belut di dalam kolam saja, namun kita sebagai orang yang akan berternak belut juga harus mengetahui tentang ciri-ciri belut yang memiliki kualitas baik.

Dengan mengetahui ciri-ciri ini, mampu menjadikan usaha ternak belut berjalan lancar dan tentunya mampu menghasilkan panen yang melimpah.

Agar lebih paham tentang bibit belut yang berkualitas dan siap untuk diternak, berikut adalah penjabaran lengkapnya:

  • Tentu hal pertama kriteria bibit belut berkualitas adalah memiliki kondisi tubuh yang sehat dan tidak pernah terinfeksi oleh virus
  • Pastikan belut yang dibeli adalah belut yang memiliki kondisi tubuh utuh dan tidak cacat dari ujung ekor hingga ujung kepala
  • Belut yang hendak dibeli adalah belut yang tidak luka atau tidak memiliki bekas luka. Entah itu luka karena sayatan benda tajam ataupun luka yang diakibatkan oleh aktivitas belut di dalam kolam
  • Kendatipun belut tidak memiliki tulang belakang, namun untuk belut yang berkualitas tetap tidak lembek. Sebelum membeli, ambillah belut tersebut kemudian dipegang dan dirasakan. Apabila pada bagian tubuhnya terasa keras, tentu belut tersebut adalah belut yang berkualitas. Namun jika terasa lembek, lebih baik untuk mengurungkan niat membeli bibit belut tersebut
  • Saat hendak membeli bibit belut, pilihlah bibit yang memiliki aktivitas paling lincah di dalam kolam. Karena kelincahan belut ini menandakan belut dalam keadaan sehat dan tentunya memiliki kualitas terbaik
  • Bagian permukaan kulit belut terlihat cerah dan tidak kusam
  • Dan yang terakhir ketika membeli bibit belut, pilihlah bibit yang memiliki ukuran seragam dengan bibit lainnya. Ini bertujuan agar lebih mudah dalam memantau perkembangannya sekaligus agar lebih mudah dalam memberikan pakan. Karena porsi pakan yang diberikan terhadap belut menyesuaikan dengan berat badannya

Memasukkan Bibit Belut Ke Dalam Kolam

Cara ternak belut setelah memilih belut yang berkualitas adalah memasukkan bibit belut ke dalam kolam.

Berikut ini adalah langkah-langkah yang bisa kita lakukan untuk memasukkan bibit belut ke dalam kolam ialah:

  • Siapkan belut yang berkualitas
  • Siapkan juga wadah yang steril dan kemudian diisi air
  • Masukkan belut ke dalam wadah beberapa saat untuk proses adaptasi
  • Miringkan wadah tersebut pada kolam hingga bibit belut keluar dengan sendirinya
  • Saat memasukkan bibit ke dalam kolam tidak boleh dilakukan dengan sembarangan apalagi sampai berlebihan. Karena ini akan mempengaruhi pertumbuhan belut dalam kolam
  • Kepadatan belut dalam kolam idealnya adalah, untuk 1 meter persegi luas kolam diisi dengan 1 hingga 2 kg bibit belut dengan ukuran 7 hingga 10 cm

Pemberian Pakan Pada Bibit Belut Dalam Kolam

Jika seluruh bibit belut sudah dimasukkan ke dalam kolam, cara ternak belut yang berikutnya dilakukan adalah melakukan pemberian pakan.

Pemberian pakan ini harus dilakukan setiap hari secara rutin dan teratur. Berikut ini adalah beberapa tips dalam pemberian pakannya:

  • Pakan yang biasa diberikan kepada belut adalah pakan alami. Pakan alami tersebut di antaranya seperti, berbagai jenis cacing, serangga kecil, serta memberikan kecebong atau katak kecil
  • Selain itu, pakan alami yang bisa diberikan terhadap belut seperti, keong atau siput. Namun saat memberikan pakan ini pastikan untuk terlebih dahulu membuang cangkangnya dan juga mencacah kecil-kecil isi keong
  • Pemberian pakan pada belut diberikan setiap satu kali dalam sehari. Di mana diberikan saat sore hari
  • Takaran belut menyesuaikan dengan berat belut dan kondisi belut saat itu. Jika belut masih lapar, bisa diberikan pakan lagi

Proses Panen Belut

Cara ternak belut yang terakhir dilakukan adalah proses panen. Proses panen ini tidak boleh dilakukan dengan sembarangan. Berikut adalah beberapa tips saat masa panennya:

  • Panen belut baru bisa dilakukan ketika belut telah memasuki usia 3 hingga 4 bulan
  • Saat umur tersebut biasanya belut memiliki bobot 1 kg untuk 3 hingga 5 ekor belut
  • Kisaran harga belut di pasaran saat ini adalah Rp 32.000/kg
  • Sementara jika dilihat dari panjangnya, harga belut dengan panjang 6 hingga 11 cm memiliki harga Rp 55.000

Demikianlah cara ternak belut yang bisa dilakukan dengan sangat mudah, termasuk bagi para pemula.

Semoga cara ini nantinya menjadi acuan anda dalam beternak belut dan tentunya menghasilkan panen melimpah. Selamat mencoba!

Administrator Berbagi Informasi seputar Bandung mulai dari tempat belanja, rumah sakit, sekolah, tempat kuliner, hotel, tempat wisata dan berita menarik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.