Scroll untuk baca artikel
Tempat Piknik

Review GOR Pajajaran Bandung

×

Review GOR Pajajaran Bandung

Sebarkan artikel ini
GOR Pajajaran Bandung
GOR Pajajaran Bandung

Untuk kamu yang sedang mencari tempat berolahraga di Kota Kembang, maka bisa jadikan GOR Pajajaran Bandung sebagai pilihan utama. GOR ternama di ibukota Provinsi Jawa Barat ini sudah terkenal sekali di kalangan masyarakat setempat.

Bukan hanya itu saja, kamu bisa melakukan berbagai macam aktivitas olahraga. Kemudian, GOR Pajajaran ini berada di kawasan yang strategis di pusat Kota Bandung sehingga sangat mudah diakses dari rute mana saja.

Kilas Balik dan Sejarah dari GOR Pajajaran Bandung

Saat kamu mengunjungi GOR Pajajaran Bandung, maka akan terpampang kalimat yang tertulis di dalam prasasti persemian bangunana Stadion Atletik dan Gelanggang Olahraga, ‘’Peningkatan dan pembinaan olahraga merupakan salah satu unsur di dalam pembangunan bangsa.’’

Yang mana kalimat tersebut berasal dari ungkapan dalam bahasa Latin, ‘’Mens sana in corpore sano’’ yang artinya, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Begitulah yang diharapkan oleh Pemerintah Kota Bandung sebagai pihak pengelola GOR Pajajaran dalam memberikan semangat kepada masyarakat Bandung dalam berolahraga.

Berdiri di atas kompleks pemakaman warga Belanda

Sebelum dibangun menjadi sarana olahraga, lahan dengan luas kurang lebih sekitar 35.000 meter persegi tersebut pada mulanya adalah kompleks pemakaman warga Belanda pada masa penjajahan kolonial, yang mana dikenal dengan nama Kerkhof Kebon Jahe.

Di lokasi tersebut terdapat makam para serdadu Belanda yang gugur dalam Perang Lombok, Perang Aceh dan perang di daerah nusantara lainnya. Bahkan, pemakaman tersebut jadi tempat peristirahatan dari Letnan Jenderal GJ Berenschot yang meninggal dikarenakan kecelakaan pesawat terbang di Batavia pada tanggal 13 Oktober 1941 silam.

Pemakamannya pun turut serta dihadiri oleh Gubernur Jenderal Hindia Belanda Jonkheer Mr. Alidius Warmoldus Lambertus Tjarda van Starkenborgh Stachouwer, beserta dengan jajaran petinggi militer dan sipil yang lainnya. Meskipun demikian, setelah masa penjajahan kolonial Belanda berlalu, ada banyak sekali warga Belanda yang kembali ke tempat kelahirannya dan pemakaman tersebut sudah tidak dipergunakan lagi.

Memasuki tahun 1973 silam, Kerkhof Kebon Jahe pun akhirnya dibongkar dan dijadikan sebagai lapangan olahraga yang sekarang ini dikenal dengan GOR Pajajaran Bandung. Sejumlah makam juga telah dipindahkan ke beberapa lahan lainnya seperti pemakaman Tamansari, Kristen Pandu dan juga Sadang Serang.

Akan tetapi, pemakaman Sadang Serang dan Tamansari sekarang sudah tidak ada karena digantikan oleh pemukiman dan juga kampus perguruan tinggi. Sementara itu, saat komplek pemakaman di Kebon Jahe dibongkar, kerangka jenazah dari Berenschot termasuk ke dalam salah satu yang ikut serta dipindahkan ke Ereveld Pandu. Pada 8 Januari 1975, GOR Pajajaran Bandung pun telah diresmikan oleh Mayor Jenderal Solihin G.P, kala itu ia menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat.

GOR Pajajaran Bandung Jadi Tempat Latihan Para Atlet

Sejak awal dibangun hingga saat ini, ada banyak sekali pertandingan daerah maupun nasional yang diselenggarakan di GOR Pajajaran Bandung. Bangunan olahraga tersebut memiliki kapasitas menampung penonton sebanyak 3000 dan tidak ada banyak perubahan, kayu-kayu juga masih tetap kokoh digunakan sebagai pasak penopang bangunan.

Namun, memasuki tahun 2009, lintasan di stadion atletik yang semula dibangun dengan bahan gravel (campuran dari tumbukan batu merah dan pasir) akhirnya diubah menjadi bahan lapisan karet maupun sintetis.

Lapangan sintetis dengan standar internasional yang telah diresmikan sejak tahun 31 Januari 2009 oleh Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan. GOR Pajajaran Bandung pun menjadi satu-satunya sarana olahraga di Bandung yang kini mempunyai stadion atletik dengan lintasan berbahan sintetis. Kabasaran sarana olahraga tersebut mulanya terdiri dari GOR Pajajaran dan Stadion Atletik yang mana dikelola oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Pemerintah Kota Bandung.

Kisaran tahun 1985, KONI Jawa Barat pun akhirnya menambahkan bangunan baru di kawasan GOR Pajajaran yakni GOR Tri Lomba Juang. Tidak hanya itu saja, dengan ada tambahan bangunan tersebut kebutuhan akan fasilitas olahraga untuk pertandingan dan lain sebagainya, beberapa bangunan baru pun dibangun di kawasan sarana olahraga Pajajaran Bandung.

Beberapa dari banguan baru yang sudah dibangun oleh KONI Jawa Barat seperti halnya Wisma Atlet, GOR Sasakawa, dan sarana olahraga anggar yang mana baru saja dibangung pada tahun 2012 lalu. Di GOR inilah ada banyak sekali atlet-atlet tangguh dilahirkan seperti atlet basket, voli hingga cabang olahraga yang lainnya.

Gedung tersebut kerap kali digunakan sebagai tempat menerpa para atlet yang bergabung dalam pemusatan latihan, baik dalam skala daerah hingga nasional. Walaupun demikian, GOR Pajajaran ini tidak hanya untuk para atlet saja, melainkan terbuka untuk masyarakat umum yang ingin berolahraga dan lain sebagainya.

Lokasi GOR Pajajaran Berdekatan dengan Gedung KONI Jawa Barat

GOR Pajajaran Bandung ini lokasinya tidak begitu jauh dari Gedung KONI Jawa Barat, yang mana beralamat di Jalan Babakan Ciamis, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat 40171. Tepat di tengah gedung-gedung tersebut terdapat lapangan olahraga dan juga lintasan atletik.

Yang mana kaan digunakan sebagai lapangan dan lintasan untuk para atlet profesional dan juga masyarakat umum yang hendak berolahraga di GOR Pajajaran. Kadang, lokasi olahraga satu ini dipadati oleh masyarakat yang berolahraga pada saat hari Sabtu dan Minggu di pagi harinya.

Kisaran pada tahun 2000 an lalu, kawasan GOR Pajajaran ini mulai dikenal sebagai tempat kuliner yang murah meriah saat pagi harinya. Jadinya, setelah kamu berolahraga, bisa pula menyempatkan sarapan dengan pilihan hidangan menggiurkan dari pedagang kaki lima yang menjajakan dagangannya di sepanjang GOR Pajajaran Bandung.

Kegiatan Olahraga Seru di GOR Pajajaran Bandung

GOR Pajajaran ini juga menjadi salah satu tempat pertandingan basket profesional, sebelum dibangun C-Tra Arena. Kala itu, kompetisi yang berlangsung bernama Kobatama, yang diadakan pada tahun 1980 an silam. Selain itu, ada juga berbagai jenis kegiatan olahraga yang berlangsung disini seperti voli, basket hingga bela diri.

Pertandingan yang jadi favorit pengunjung adalah bola voli. Ditambah lagi jika yang diselenggarakan pertandingan bola voli putri, maka sudah bisa dipastikan semua kursi dipadati oleh penonton, bahkan ada yang rela duduk di sepanjang tangga GOR tersebut.

Selain digunakan sebagai lokasi pertandingan olahraga, gedung dari GOR Pajajaran juga biasanya dipergunakan jadi acara tertentu, misalnya nonton bareng acara pertandingan sepak bola. Kegiatan tersebut tentu saja melibatkan banyak orang sehingga pemilihan lokasi dari GOR Pajajaran Bandung yang luas sangat disarankan sekali.